Rafflesia hasseltii adalah tumbuhan holoparasit yang hidup pada akar tanaman inang Tetrastigma leucostaphyllum. Berdasarkan data WWF, bunga ini dapat memiliki diameter 30–50 cm saat mekar. Namun waktu mekarnya sangat singkat—hanya beberapa hari sebelum layu.
Habitat aslinya sangat terbatas dan sulit diakses, termasuk kawasan Bukit Tigapuluh, Jambi, Riau, hingga Taman Nasional Kerinci Seblat.
Rafflesia di Ambang Kepunahan
Dari 25 spesies Rafflesia di dunia, 14 di antaranya tumbuh di Indonesia, dan 11 berada di Pulau Sumatra. Namun, keberadaan mereka semakin terancam.
Menurut Community for the Conservation and Research of Rafflesia (CCRR):
- 60% spesies Rafflesia terancam punah,
- 67% habitat berada di luar kawasan lindung, sehingga rentan terhadap kerusakan ekologis.
Rafflesia hasseltii sendiri berstatus genting (endangered) di Daftar Merah IUCN dan dilindungi melalui PP No. 7 Tahun 1999.***