Rafflesia Hasseltii Mekar Setelah 13 Tahun: Penemuan Langka di Sumbar Disorot Dunia

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Minggu, 23 November 2025 | 21:58 WIB
Mengintip kisah penemuan Rafflesia hasseltii di pedalaman hutan Sumatera Barat.  (Instagram.com/@oxford_uni)
Mengintip kisah penemuan Rafflesia hasseltii di pedalaman hutan Sumatera Barat. (Instagram.com/@oxford_uni)

TITIKTEMU.CO - Penemuan Rafflesia hasseltii di hutan belantara Sumatera Barat (Sumbar) menjadi perhatian global setelah bunga langka berukuran raksasa itu berhasil mekar di kawasan Hiring Batang Sumi, Kecamatan Sumpur Kudus, Sijunjung. Bunga yang dikenal dengan julukan “si muka harimau” ini mekar setelah penantian panjang selama 13 tahun.

Ekspedisi penemuan tersebut dipimpin oleh ahli biologi dari Universitas Oxford, Dr. Chris Thorogood, bersama pemandu lokal asal Bengkulu, Septian Andriki, dan tim pendukung lainnya.

Momen mekarnya bunga parasit langka ini viral di media sosial, terutama karena reaksi emosional Septian yang menangis haru saat melihat kelopak Rafflesia hasseltii perlahan terbuka di malam hari. Ia telah menunggu bertahun-tahun untuk menyaksikan bunga ini mekar di habitat aslinya, yang juga merupakan kawasan hidup harimau Sumatra.

Baca Juga: Kasus Kematian Dosen Untag: Dugaan Hubungan Terlarang dan Ancaman Pemecatan AKBP Basuki Menguat

Universitas Oxford turut menyoroti ekspedisi langka tersebut dalam unggahan resmi mereka pada Sabtu, 22 November 2025.
“Rafflesia hasseltii, tanaman yang lebih sering dilihat oleh harimau daripada manusia,” tulis mereka melalui akun Instagram @oxford_uni.

Oxford menjelaskan perjuangan tim yang harus melakukan perjalanan siang-malam melintasi hutan hujan demi menemukan spesies langka ini. Mereka menegaskan bahwa hanya segelintir orang saja yang pernah menyaksikan mekarnya Rafflesia hasseltii secara langsung.

Kisah Septian Andriki: Penantian Panjang Berbuah Haru

Septian Andriki, pemandu lokal yang turut dalam ekspedisi, membagikan rasa syukur melalui akun Instagram @bujangpalala44. Ia mengungkapkan kebahagiaannya dapat melihat langsung mekarnya bunga parasit ikonik tersebut.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Curi Perhatian di KTT G20 Johannesburg, Angkat Isu Gaza hingga Promosikan QRIS

“Mungkin saya sangat beruntung… setelah bertahun-tahun menunggu dan bersabar tentang di mana dan kapan bunga ini mekar,” tulisnya.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Dr. Thorogood yang telah mengajaknya bergabung dalam ekspedisi penting tersebut.

Mengenal Rafflesia hasseltii: Bunga Parasit Bermotif Muka Harimau

Menurut data Plantamor, Rafflesia hasseltii adalah spesies bunga parasit dari famili Rafflesiaceae, dengan sebaran utama di Sumatera Barat, bagian tengah Sumatra, serta sebagian Kalimantan Barat.

Ciri khas bunga ini adalah motif kelopak yang menyerupai wajah harimau, sehingga mendapat sebutan “Cendawan Muka Rimau”. Spesies ini pertama kali dipublikasikan oleh Willem Frederik Reinier Suringar pada 1879.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X