Rafflesia Hasseltii Mekar Setelah 13 Tahun: Penemuan Langka di Sumbar Disorot Dunia

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Minggu, 23 November 2025 | 21:58 WIB
Mengintip kisah penemuan Rafflesia hasseltii di pedalaman hutan Sumatera Barat.  (Instagram.com/@oxford_uni)
Mengintip kisah penemuan Rafflesia hasseltii di pedalaman hutan Sumatera Barat. (Instagram.com/@oxford_uni)

Baca Juga: Koalisi Masyarakat Sipil Siap Tempuh Jalur Hukum hingga Internasional jika KUHAP Baru Tetap Diberlakukan

Rafflesia hasseltii adalah tumbuhan holoparasit yang hidup pada akar tanaman inang Tetrastigma leucostaphyllum. Berdasarkan data WWF, bunga ini dapat memiliki diameter 30–50 cm saat mekar. Namun waktu mekarnya sangat singkat—hanya beberapa hari sebelum layu.

Habitat aslinya sangat terbatas dan sulit diakses, termasuk kawasan Bukit Tigapuluh, Jambi, Riau, hingga Taman Nasional Kerinci Seblat.

Rafflesia di Ambang Kepunahan

Dari 25 spesies Rafflesia di dunia, 14 di antaranya tumbuh di Indonesia, dan 11 berada di Pulau Sumatra. Namun, keberadaan mereka semakin terancam.

Menurut Community for the Conservation and Research of Rafflesia (CCRR):

  • 60% spesies Rafflesia terancam punah,
  • 67% habitat berada di luar kawasan lindung, sehingga rentan terhadap kerusakan ekologis.

Rafflesia hasseltii sendiri berstatus genting (endangered) di Daftar Merah IUCN dan dilindungi melalui PP No. 7 Tahun 1999.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X