nasional

Menuju Tanah Suci: Kampung Haji Indonesia Siap Berdiri di Makkah, Lelang Lahan Segera Diputuskan

Kamis, 20 November 2025 | 16:45 WIB
CIO Danantara, Pandu Sjahrir memberi update tentang perkembangan Kampung Haji Indonesia di Makkah. (Instagram/pandusjahrir)

Danantara menargetkan sektor-sektor seperti makanan-minuman, modest fashion, pariwisata, farmasi, media, hingga bisnis syariah dapat dikembangkan di kawasan ini.

Skala proyeknya terbilang besar—80 hektare setara dengan 2,5 kali luas SCBD Jakarta.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, 178 Pendaki Tertahan di Ranu Kumbolo, Dievakuasi Kamis Pagi

Danantara Jadi Pemimpin Utama Pembangunan

CEO sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, telah mengonfirmasi bahwa Danantara akan memimpin pembangunan kawasan tersebut.

“Ada delapan plot tanah yang diberikan. Ada yang datar, ada yang berbukit, dan memang ada penduduk lokalnya juga,” ungkap Rosan di Istana Negara pada Juli 2025.

Rencana Lama yang Mulai Terwujud

Gagasan Kampung Haji Indonesia bukan hal baru.

Presiden Prabowo sebelumnya telah mengumumkan bahwa Arab Saudi untuk pertama kalinya menyetujui pembangunan kawasan khusus untuk Indonesia di kota suci Makkah—sebuah hal yang sebelumnya belum pernah diberikan kepada negara lain.

“Untuk pertama kali, negara asing diizinkan memiliki lahan di kota suci. Undang-undangnya bahkan diubah khusus untuk kita,” ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 20 Oktober 2025.

Prabowo menjelaskan bahwa lokasi yang ditawarkan tidak terlalu jauh dari Masjidil Haram, sehingga jemaah Indonesia kelak mendapat akses layanan yang lebih baik—mulai dari makanan, tempat tinggal, hingga fasilitas pendukung ibadah.

“Mudah-mudahan tidak lama lagi kita punya Kampung Haji sendiri, sehingga pelayanan untuk jemaah bisa kita kelola penuh,” tegasnya.***

 

 

 

Halaman:

Tags

Terkini