nasional

Rujukan BPJS Berjenjang Dihapus: DPR Khawatir RS Tipe A Kewalahan Hadapi Ledakan Pasien

Senin, 17 November 2025 | 20:00 WIB
DPR Ingatkan Risiko Jika Rujukan BPJS Berjenjang Dihapus Oleh Menkes (Instagram @tangerangradio dan @komisiix)

TITIKTEMU.CO - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menyoroti rencana pemerintah menghapus sistem rujukan berjenjang dalam layanan BPJS Kesehatan.

Menurutnya, kebijakan ini harus dibarengi peningkatan fasilitas dan tenaga kesehatan di seluruh tipe rumah sakit, bukan hanya mengandalkan RS tipe A yang jumlahnya terbatas.

Irma menegaskan bahwa RS tipe A belum tentu mampu menampung seluruh pasien rujukan jika sistem baru benar-benar diterapkan.

“Pertanyaannya, apakah RS tipe A cukup kuat melayani semua pasien dengan kebutuhan khusus? Ini yang harus dijawab sebelum kebijakan dijalankan,” kata Irma.

Baca Juga: Diskon 50% Tambah Daya Listrik PLN Tersedia 10–23 November 2025 Lewat PLN Mobile. Cek Syarat dan Cara Klaimnya di Sini

Kekhawatiran Lonjakan Pasien di RS Tipe A

Irma mengingatkan bahwa kapasitas RS tipe A tidaklah besar. Mengalihkan semua pasien serius ke rumah sakit kelas tertinggi justru bisa memicu antrean panjang dan menurunkan kualitas layanan.

Ia menyarankan agar semua tipe rumah sakit diperkuat, baik dari segi alat medis maupun tenaga kesehatan.

“Kalau semua fasilitas di tiap level rumah sakit ditingkatkan, pasien tidak perlu langsung dirujuk ke RS tipe A. Bebannya lebih merata dan pelayanan jauh lebih cepat,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini berpotensi memunculkan masalah baru jika RS tipe A tidak siap.

“Jangan sampai nanti justru terjadi kekacauan karena RS tipe A dianggap jadi ‘tempat pembuangan’ pasien berat,” tegasnya.

Tanggapan Terhadap Kebijakan Reformasi Rujukan

Irma juga mempertanyakan sinkronisasi kebijakan ini dengan pernyataan Menkes terkait upaya menekan biaya obat-obatan agar lebih terjangkau.

Ia menilai kebijakan yang diambil seharusnya memiliki arah yang sama, bukan saling kontradiktif.

Halaman:

Tags

Terkini