Dia menilai kualitas koleksi museum sebenarnya sudah sangat baik dan layak disejajarkan dengan museum-museum nasional, asalkan mendapat perawatan yang tepat.
Melalui upaya revitalisasi dan perawatan ini, Hangabehi berharap Keraton Surakarta tetap menjadi pusat pelestarian budaya Jawa yang hidup dan relevan bagi generasi mendatang.
Baca Juga: Suksesi Keraton Surakarta Memanas, Tedjowulan: Tahan Diri dan Hormati Pemerintah!
Profil Gusti Purboyo
Di kubu lain, Gusti Purboyo juga mengklaim gelar PB XIV. Dia merupakan putra tunggal PB XIII dari permaisuri GKR Pakubuwana (Asih Winarni).
dengan Hangabehi yang lahir sebelum PB XIII naik takhta, Gusti Purboyo lahir ketika sang ayah sudah menjadi raja, memperkuat posisinya dalam struktur adat keraton.
Purboyo lahir pada 27 Februari 2002 dengan nama Gusti Raden Mas Suryo Aryo Mustiko. Prosesi adat Keraton Surakarta memberinta gelar KGPAAHamengkunegoro, gelar putra mahkota Keraton Solo.
Dia diangkat menjadi putra mahkota pada upacara Tingalan Dalem Jumenengan ke-18 PB XIII, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-20, 27 Februari 2022.
Saat itu, dia masih tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Ketika PB XIII wafat, Purboyo segera mengucapkan ikrar naik tahta sebagai Paku Buwono XIV.
Deklarasi tersebut mendapat dukungan penuh dari kakak tertua PB XIII, GKR Timoer Rumbaikusuma yang menilai apa yang dilakukan Purboyo sesuai dengan tradisi Kasunanan.
Menurutnya, sumpah yang diucapkan di depan jenazah ayahanda bukan pelanggaran adat, melainkan simbol kesetiaan putra mahkota terhadap takhta.
Baca Juga: Raja Baru Keraton Surakarta: Gusti Purbaya Dinobatkan sebagai Paku Buwono XIV 15 November 2025
Dua Versi PB XIV, Ke Mana Arah Keraton Solo?
Kini, dua figur berbeda sama-sama mengusung legitimasi adat sebagai PB XIV:
Gusti Purboyo, didukung permaisuri dan sebagian keluarga inti PB XIII.