Sinuhun PB XIII akan dimakamkan di Astana Raja-Raja Mataram Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi pemakaman ini bukan tempat sembarangan.
Kompleks Makam Imogiri atau Pajimatan Imogiri merupakan tempat peristirahatan terakhir para raja dan keluarga besar Dinasti Mataram Islam, cikal bakal Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta.
Kompleks makam tersebut terbagi menjadi tiga bagian besar: makam Raja-Raja Mataram Islam, makam Raja-Raja Kasultanan Yogyakarta, dan makam Raja-Raja Kasunanan Surakarta.
Prosesi pemakaman raja biasanya dilakukan dengan tata upacara adat yang sakral, penuh simbol, dan hanya dihadiri keluarga inti serta perwakilan resmi dari dua keraton besar di Jawa.
KRT Purwowinoto menuturkan, pihaknya masih menunggu dhawuh atau perintah dari Sultan Hamengku Buwono X mengenai siapa yang akan menjadi perwakilan resmi Keraton Yogyakarta dalam prosesi pemakaman.
“Kami menunggu arahan dari Ingkang Sinuwun HB X mengenai siapa yang akan diutus melayat,” ujarnya.
Baca Juga: Raja Surakarta Paku Buwono XIII, 21 Tahun Bertahta yang Penuh Konflik
Duka dan Penghormatan yang Mendalam
Selain menghentikan bunyi gamelan, Keraton Yogyakarta juga mengirimkan karangan bunga dukacita ke Keraton Surakarta sebagai bentuk simpati dan penghormatan.
Tradisi ini menjadi simbol persaudaraan antara dua keraton yang meskipun kini berdiri sendiri, tetap saling menghormati dan menjaga hubungan budaya yang erat.***