nasional

Gaya Bicara Menkeu Dipersoalkan: Klarifikasi Purbaya Yudhi Sadewa Soal Data, Kepercayaan Publik, dan Kritik Hasan Nasbi

Senin, 27 Oktober 2025 | 20:55 WIB
Menkeu Purbaya tanggapi kritikan dari Hasan Nasbi soal gaya komunikasinya. (Instagram/menkeuri - YouTube Hasan Nasbi)

> “Kadang perlu keputusan yang tegas. Dan ya, mungkin terdengar keras, tapi hasilnya terasa. Kepercayaan publik kembali stabil,” tegasnya.

 Baca Juga: Drama Kursi Kosong Timnas Indonesia: Nostalgia STY, Eksperimen Kluivert, dan Masa Depan yang Masih Misterius

Ekonomi dan Kepercayaan Publik: Dua Hal yang Tak Terpisahkan

Dalam pemaparannya, Purbaya menjelaskan bahwa kinerja ekonomi nasional sangat memengaruhi cara masyarakat memandang pemerintah.

Ketika daya beli melemah, masyarakat cenderung kritis.

Ketika ekonomi mulai pulih, tingkat kepercayaan meningkat.

> “Saya terlihat seperti koboi? Mungkin. Tapi tugas saya jelas: menjaga kepercayaan publik. Dan itu mandat langsung dari Presiden,” ujarnya.

Bantahan Isu Tak Sejalan dengan Kabinet

Menepis tudingan bahwa dirinya “jalan sendiri”, Purbaya menegaskan bahwa setiap kebijakan dan pernyataan yang ia keluarkan sudah mendapat restu dari Presiden Prabowo.

> “Saya bukan bergerak atas keinginan pribadi. Saya mewakili Presiden, hanya dengan gaya komunikasi yang mungkin lebih to the point,” katanya.

Ia juga menilai perannya adalah memastikan anggaran negara terserap maksimal untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi—bukan mencampuri urusan kementerian lain.

Kritik dari Hasan Nasbi: Komunikasi Publik Harus Dijaga

Di sisi lain, Hasan Nasbi menilai cara komunikasi antarpejabat negara tidak boleh dilakukan secara terbuka, apalagi saling balas pernyataan di depan publik.

Menurutnya, hal itu memberi kesan pemerintah tidak solid.

> “Kalau beda pendapat, bicarakan di ruang tertutup. Kalau ini dibiarkan, publik akan melihat kabinet terpecah,” kata Hasan dalam kanal YouTube miliknya (24 Oktober 2025).

Halaman:

Tags

Terkini