nasional

Mahasiswa UNM Hilang Usai Jatuh dari Jembatan Kembar Gowa, Ditemukan Tewas di Sungai Jeneberang

Senin, 13 Oktober 2025 | 10:11 WIB
Tangkapan layar proses evakuasi mahasiswa UNM yang terjatuh di Jembatan Kembar, Sulawesi Selatan. (TikTok/vycarijodoh)

TITIKTEMU.CO – Setelah hampir 18 jam pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad Nur Ichsan (21), mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan Kembar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di Sungai Jeneberang, diduga kuat akibat kecelakaan tunggal saat perjalanan pulang ke rumahnya.

Kronologi: Jatuh dari Motor di Tengah Perjalanan Pulang

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu dini hari, 11 Oktober 2025, sekitar pukul 01.21 WITA.
Menurut keterangan saksi yang juga rekan korban, Asrul Yusuf, mereka sempat nongkrong bersama di kawasan Tallasalapang, Makassar sebelum akhirnya berpisah.

Baca Juga: Kakek Tarman Viral Menikah dengan Mahar Rp3 Miliar, Ternyata Pernah Divonis 2 Tahun Penjara karena Kasus Penipuan Pedang Samurai

Saat melintasi Jembatan Kembar, Nur Ichsan diduga kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan. Motornya ditemukan tergeletak di sisi jembatan, sementara korban terpental ke Sungai Jeneberang.

Upaya Pencarian Berlangsung Selama 18 Jam

Setelah laporan warga diterima, Basarnas Makassar bersama unsur gabungan dari TNI-Polri, BPBD Gowa, dan Damkar Gowa langsung dikerahkan ke lokasi.

Koordinator Tim SAR Basarnas Makassar, Wawan Setiawan, mengatakan bahwa proses pencarian berlangsung selama hampir satu hari penuh.

“Korban ditemukan malam tadi setelah warga melihat jasadnya mengapung di permukaan sungai. Tim langsung mengevakuasi menggunakan perahu karet,” ujar Wawan kepada wartawan, Sabtu (11/10/2025).

Baca Juga: Statistik Patrick Kluivert Bersama Garuda: Dari Euforia ke Kenyataan Pahit Kualifikasi Piala Dunia 2026

Sebelum dievakuasi oleh tim SAR, warga sekitar sempat mengangkat jasad korban dengan rakit bambu. Korban ditemukan sekitar 20 meter dari titik jatuh, masih mengenakan pakaian lengkap.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad Nur Ichsan dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka di Dusun Cambaya, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

Evakuasi Sempat Bikin Lalu Lintas Macet

Halaman:

Tags

Terkini