TITIKTEMU.CO - Nadya Almira, aktris kelahiran Jakarta 24 Juni 1994, pernah menjadi salah satu wajah populer di layar kaca Indonesia.
Kariernya dimulai sejak usia 15 tahun lewat sinetron “Buku Harian Baim” sebagai tokoh Fiona (2009). Namanya kian melejit setelah bermain dalam “Arti Sahabat” Season 1 dan 2.
Popularitas Nadya juga membawanya ke layar lebar dengan membintangi film “Kepergok Pocong” dan “Kehormatan di Balik Kerudung” (2011), lalu “Santet Kuntilanak” (2012) dan “Thank You Cinta” (2014).
Namun setelah memerankan Lilis dalam FTV “Firasat” (2019), Nadya seolah menghilang dari dunia hiburan dan tampil dengan gaya hidup lebih tertutup, termasuk mengenakan hijab.
Rentetan Prestasi FTV dan Film
Selama aktif di industri hiburan, Nadya Almira pernah tampil di berbagai judul populer seperti “Air Mata Ummi” (2012), “Tukang Bubur Naik Haji The Series” (2013), “Bidadari-Bidadari Surga” (2013), “Emak Ijah Pengen ke Mekah” (2014), “Dendam dari Gunung Merapi” (2015), “Wanita Perindu Surga” (2017), “Malaikat Tak Bersayap” (2018), hingga “Kun Fayakun” (2018).
Kronologi Dugaan Tabrak Lari Nadya Almira
Nama Nadya kembali jadi pusat perhatian setelah muncul tuduhan bahwa dirinya terlibat dalam kasus tabrak lari 13 tahun lalu.
Dugaan ini muncul lewat unggahan Instagram @nrhanifh_, yang menyebut kakaknya, Adnan Syuhada Abdullah, menjadi korban kecelakaan tersebut.
Menurut unggahan tersebut, kejadian terjadi sekitar pukul 01.30 dini hari.
Mobil yang dikendarai Nadya disebut melaju kencang hingga menabrak Adnan yang terseret di bawah mobil.
Kendaraan baru berhenti setelah menabrak beton jalan.
Akibatnya, Adnan mengalami patah tulang kaki kanan, wajah remuk, hingga pembuluh darah di kepala pecah.