TITIKTEMU.CO - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membagikan pengakuan mengejutkan lewat akun Truth Social.
Ia mengklaim bahwa dirinya berjasa menyelamatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dari ancaman kematian ketika Amerika Serikat menengahi gencatan senjata antara Iran dan Israel.
Sebelumnya, Khamenei sempat menyatakan bahwa Iran telah menang atas Israel berkat tercapainya gencatan senjata.
Ia juga menegaskan sikap tegas menolak tekanan dari Amerika Serikat.
Baca Juga: Trump Serang Zohran Mamdani, Politikus Muslim yang Ungguli Cuomo di Pilwalkot New York
Trump Geram: "Dia Tak Tahu Arti Bersyukur"
Dalam unggahan pada Sabtu, 28 Juni 2025, Trump meluapkan kekesalannya. Ia menilai Khamenei tidak memahami makna rasa terima kasih meski sudah “diselamatkan” dari ancaman maut.
Trump bahkan melontarkan ancaman keras, menyatakan AS bisa saja kembali melancarkan serangan ke Iran jika terdeteksi aktivitas pengembangan senjata nuklir.
"Saya tahu persis di mana dia bersembunyi, dan saya sengaja menahan Israel maupun militer AS—yang terkuat di dunia—untuk tidak menghabisinya," kata Trump dalam postingannya.
Baca Juga: 'ELON MUSK PUN SERUKAN PEMECATAN DONALD TRUMP', Oleh Denny JA
Trump Sebut Pernyataan Kemenangan Iran Tidak Tepat
Trump menegaskan bahwa klaim Khamenei tentang kemenangan Iran atas Israel adalah narasi yang menyesatkan.
Menurutnya, pasukan Amerika maupun Israel sebenarnya mampu menargetkan Khamenei kapan saja.
"Saya menyelamatkan dia dari kematian yang buruk dan memalukan. Dia bahkan tidak perlu bilang terima kasih kepada Presiden Trump," tegasnya.