TITIKTEMU.CO - Politikus muda Partai Demokrat, Zohran Mamdani, sukses membuat kejutan besar dalam pemilihan pendahuluan (primary) Partai Demokrat yang digelar pada Selasa, 24 Juni 2025.
Mamdani, yang dikenal sebagai legislator progresif dari distrik Queens, mengalahkan kandidat kuat sekaligus mantan Gubernur New York, Andrew Cuomo, dalam perebutan posisi calon Wali Kota New York.
Meski hasil resmi belum diumumkan, selisih suara yang signifikan membuat Mamdani dipastikan melaju ke pemilu November 2025 mendatang sebagai wakil Partai Demokrat.
Baca Juga: 'ELON MUSK PUN SERUKAN PEMECATAN DONALD TRUMP', Oleh Denny JA
Trump Geram, Serang Mamdani Lewat Media Sosial
Tak butuh waktu lama, kemenangan Mamdani langsung menarik perhatian mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump menyampaikan reaksi keras dan menyudutkan Mamdani dengan sejumlah komentar pedas.
Dalam unggahannya pada Kamis, 25 Juni 2025, Trump menyebut Mamdani sebagai "komunis gila 100 persen" dan menilai kemenangan politikus Muslim berusia 33 tahun itu sebagai bukti bahwa Partai Demokrat telah “melampaui batas”.
"Akhirnya terjadi. Partai Demokrat benar-benar telah menyeberangi garis merah. Zohran Mamdani adalah seorang komunis gila 100 persen," tulis Trump dalam unggahannya.
Baca Juga: Gedung Putih Siap Banding Putusan Pembatalan Tarif Era Trump: Yakin Menang di Pengadilan Tinggi
Komentar Tajam Trump Menyentuh Sisi Personal
Tak berhenti di situ, Trump melanjutkan serangannya dengan menyentuh aspek personal Mamdani.
Ia menyindir penampilan fisik, suara, hingga kemampuan intelektual Mamdani, yang menurutnya tak layak untuk memimpin kota sebesar New York.
"Kita pernah punya politisi kiri radikal sebelumnya, tapi yang ini benar-benar konyol.
Artikel Terkait
Trump Ingin Gaza Jadi "Riviera Timur Tengah": Reaksi Dunia, Kecaman dan Penolakan
Indonesia Kena Tarif Impor 32 Persen dari Trump, Ini Dampak dan Langkah yang Dilakukan Pemerintah RI
Donald Trump vs Xi Jinping: Perang Dagang AS-China 2025 Memanas, Tarif Naik dan Kesepakatan Belum Jelas
Menko Airlangga Hartarto Tanggapi Dampak Tarif Trump ; RI dan Jepang Perkuat Kerja Sama Ekonomi Lewat Proyek AZEC, Hadapi Dampak Tarif Trump
Genjatan Senjata India dan Pakistan yang Sempat Diumumkan Trump Berujung Kegagalan karena Pelanggaran
KETIKA UNIVERSITAS HARVARD MEMILIH UNTUK MELAWAN PRESIDEN DONALD TRUMP
Trump Desak Apple Produksi iPhone di Amerika Serikat, Ancam Kena Tarif Impor 25 Persen
Gedung Putih Siap Banding Putusan Pembatalan Tarif Era Trump: Yakin Menang di Pengadilan Tinggi
Hubungan yang Retak: Elon Musk dan Donald Trump Tidak Lagi Sejalan
'ELON MUSK PUN SERUKAN PEMECATAN DONALD TRUMP', Oleh Denny JA