Malam 1 Suro , Kirab Pusaka Keraton Kasunanan Surakarta. Lima Kebo Bule jadi Cucuk Lampah

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Kamis, 20 Juli 2023 | 08:31 WIB
Kebo Bule Keturunan Kiai Slamet menjadi cucuk lampah Kirab Pusaka Keraton Kasunanan Surakarta, Rabu (20/7/23) malam.  (Dok. RRI Surakarta/)
Kebo Bule Keturunan Kiai Slamet menjadi cucuk lampah Kirab Pusaka Keraton Kasunanan Surakarta, Rabu (20/7/23) malam. (Dok. RRI Surakarta/)

 

TITIKTEMU.CO, SOLO - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Kirab Pusaka dalam rangka memperingati pergantian tahun dalam penanggalan jawa atau malam satu Suro, Rabu (20/7/23) malam.

Tepat pukul 00.00 WIB, suara lonceng di halaman Keraton dibunyikan sebanyak 12 kali. Prosesi kirab diawali kedatangan lima kerbau keturanan kiai Slamet, atau Kebo Bule ke halaman Kori Kamandungan Keraton Kasunanan.

Setelah kerbau bule mulai berjalan, diikuti rombongan Sentono dan Abdi Dalem Keraton Kasunanan Surakarta. Kanjeng Gusti Adipati Anom Sudibyo Rajaputra Narendra Ing Mataram berada di barisan depan.

Baca Juga: Kirab Pusaka Malam 1 Sura Kelilingi Mangkunegaran. GPH Paundrakarna Pimpin Kirab dengan Tapa Mbisu

Sejak pukul 20.00 WIB masyarakat dari berbagai daerah di wilayah Solo Raya sudah mulai memadati kawasan Keraton Kasunanan Surakarta.

Mereka sangat antusias dan rela berdesak-desakan untuk bisa melihat iring-irngan kirab pusaka Keraton.

“Sebelum kirab dimulai, para abdi dalem maupun peserta kirab melakukan prosesi upacara tradisi malam 1 Suro di dalam Keraton. Kemudian dilakukan prosesi wilujengan oleh Raja Keraton Solo Paku Buwono XIII,” kata Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta, KP Dani Nur Adiningrat di Keraton Solo, Rabu (19/7/2023).

Baca Juga: EPILOG I LOVE YOU ANYWAY Winnyraca

Kanjeng Dani mengatakan, kirab ini merupakan prosesi pembuka yang akan dilanjutkan dengan rangkaian upacara adat selama satu bulan penuh. 

"Nanti rangkaian itu ditutup dengan ritual Tutup Turan biasanya itu ada pagelaran wayang kulit," lanjut Kanjeng Dani.

Sedianya Keraton Solo menyiapkan enam kebo bule untuk cucuk lampah (pembuka jalan) arak-arakan kirab, namun karena satu ekor melahirkan sehingga yang menjadi cucuk lampah hanya lima ekor.

Sedangkan, pusaka yang dikirap tahun ini sebanyak 7 pusaka.

Baca Juga: KA Brantas Tabrak Truk Trailer di Semarang. Terjadi Ledakan Hebat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Sumber: RRI Surakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X