TITIKTEMU.CO-Sebuah video yang beredar setelah kerusuhan demo DPR membuat publik bertanya-tanya: benarkah anggota Brimob mengawal rombongan GRIB Jaya menuju lokasi bentrokan?
Video tersebut menampilkan sejumlah truk yang membawa rombongan dengan ikat kepala putih. Di sisi kendaraan, tampak beberapa sepeda motor yang ditunggangi anggota Brimob.
Narasi yang ikut beredar menyebut kendaraan Brimob sedang mengiringi rombongan yang diduga massa GRIB Jaya sebelum bentrokan terjadi di kawasan Slipi pada Kamis malam, 27 Agustus 2026.
Baca Juga: 5 BUMN dengan Karyawan Terbanyak, Nomor 1 Punya Lebih dari 80 Ribu Orang!
Namun, Polda Metro Jaya membantah keras narasi tersebut.
Polda Metro Bantah Brimob Kawal GRIB Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan informasi yang menyebut adanya pengawalan Brimob terhadap rombongan GRIB Jaya tidak sesuai dengan fakta.
Menurut Budi, anggota Brimob yang terlihat dalam rekaman sedang menjalankan tugas patroli. Mereka dikerahkan untuk memantau kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat setelah aksi demonstrasi berlangsung.
Baca Juga: Generasi Sandwich Jilid 2: Milenial Nanggung Ortu dan Anak Sekaligus, Sampai Kapan?
Jadi, keberadaan kendaraan dan personel Brimob di sekitar rombongan bukan berarti otomatis menunjukkan adanya pengawalan.
Brimob Sedang Patroli Setelah Demo
Budi menjelaskan bahwa patroli setelah demonstrasi merupakan kegiatan yang dilakukan kepolisian untuk memastikan kondisi di lapangan kembali terkendali.
Patroli tersebut juga dilakukan karena terdapat sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi kerawanan. Personel kemudian melakukan pemantauan di beberapa titik untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan.
Baca Juga: Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Berakhir Hari Ini, Jangan Sampai Denda Kembali Mengintai!
Dengan kondisi seperti itu, kemunculan Brimob di jalan pada malam tersebut disebut berkaitan dengan tugas pengamanan, bukan mendampingi kelompok tertentu.
Perbedaan antara “mengawal” dan “berpatroli” memang terlihat sederhana, tetapi dalam situasi yang sedang panas, satu kata bisa mengubah cara publik memahami sebuah peristiwa.
Artikel Terkait
Pack eFootball 2027 Terbaru Hari Ini: Epic, Highlight dan Pilihan Terbaik
Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, 50 Orang Terjatuh Termasuk Bupati
Viral Pernyataan Kadisdik Kalteng soal Sekolah di Tengah Karhutla, Singgung MBG hingga Siswa ke Kafe
Baterai Motor Listrik Mulai Drop Setelah 1 Tahun? Ternyata Cara Pakai Sangat Menentukan
Bukan Cuma Startup AI, 8 Perusahaan Indonesia Ini Tembus Forbes Asia 100 to Watch 2026
5 BUMN dengan Karyawan Terbanyak, Nomor 1 Punya Lebih dari 80 Ribu Orang!
Generasi Sandwich Jilid 2: Milenial Nanggung Ortu dan Anak Sekaligus, Sampai Kapan?