“Malam ini warga juga tidak bisa tidur. Mereka harus terus siaga karena khawatir api menyeberang,” tutur Panji.
Selain kelelahan, persediaan air yang digunakan untuk membantu proses penanganan kebakaran juga disebut mulai menipis.
“Persediaan air sudah menipis, sementara warga juga sudah kelelahan karena berusaha menghadapi kebakaran ini,” imbuhnya.
Baca Juga: Prabowo Minta Penanganan Bencana NTT Fokus Bantu Warga, Bukan Sibuk Sambut Pejabat
Panji Berharap Hujan Segera Turun
Setelah menyaksikan langsung kondisi karhutla di Berau, Panji mengaku prihatin dengan situasi yang harus dihadapi masyarakat sekitar.
Ia berharap warga tetap berada dalam kondisi aman dan kebakaran dapat segera dikendalikan.
“Kasihan sekali melihat kondisi mereka. Kita doakan semoga semuanya tetap aman, api segera bisa dikendalikan,” kata Panji.
Ia juga berharap hujan segera turun untuk membantu proses pemadaman dan mengurangi ancaman kebakaran yang masih berlangsung.
“Dan yang paling kita harapkan tentu saja hujan. Semoga hujan segera turun dan membantu memadamkan api di wilayah ini,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Prabowo Datang ke Pengungsian Nagekeo, Warga Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Tangani Gempa
Boy Thohir Dorong Kerja Sama RI-China Diperluas ke Pendidikan, Cetak Talenta Muda Unggul
Boy Thohir Kirim Talenta Muda Indonesia Kuliah ke China, Berharap Pulang Bangun Negeri
Kisah Pilu Lansia Pekalongan Dicoret dari Bansos karena Terindikasi Judol, Padahal Tak Punya HP
Uang Rp1,28 Miliar Milik Vilmei Diduga Digelapkan, 3 Tersangka Ditahan Polisi