Prabowo Datang ke Pengungsian Nagekeo, Warga Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Tangani Gempa

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:39 WIB
Prabowo Kunjungi Posko Pengungsian Nagekeo NTT, Respons Cepat Pemerintah Diapresiasi Warga Terdampak. (Foto: Bakom RI)
Prabowo Kunjungi Posko Pengungsian Nagekeo NTT, Respons Cepat Pemerintah Diapresiasi Warga Terdampak. (Foto: Bakom RI)

Kebutuhan seperti makanan dan air bersih, kata dia, masih dapat dipenuhi selama masyarakat berada di Posko Pengungsian Lapangan Berdikari.

“Jadi tanggapan kami setelah kami sampai langsung ke posko, kami melihat bahwa di sini pengungsinya sudah mendapatkan bantuan yang cukup dari TNI, Polri, maupun pemerintah setempat,” ujarnya.

“Sehingga para pengungsi di sini tidak kekurangan air bersih serta pasokan makanan,” lanjut Angelo.

Selain bantuan kebutuhan pokok, dapur umum juga telah tersedia di lokasi pengungsian. Fasilitas tersebut digunakan untuk menyediakan makanan bagi warga setiap hari.

Pengungsi mendapatkan makanan untuk berbagai waktu makan, mulai dari sarapan, makan siang hingga makan malam.

“Karena setelah kami sampai kurang lebih dua hari di sini, kami bisa melihat bahwa ada didirikannya dapur umum. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan makanan langsung untuk makan siang dan juga makan malam, serta sarapan juga disiapkan oleh TNI maupun Polri untuk masyarakat di sini,” jelasnya.

Baca Juga: ICCN dan Privy Kolaborasi Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Digital Trust

Warga Nagekeo Apresiasi Bantuan Pemerintah

Apresiasi terhadap penanganan pascabencana juga datang dari warga yang harus tinggal di tenda pengungsian.

Salah satunya Arif, warga Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Arif terpaksa mengungsi setelah rumahnya mengalami kerusakan berat akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut.

Ia menceritakan bahwa pada hari pertama bencana, dirinya bersama warga lainnya sempat mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.

“Kalau dari hari pertama, (sekarang) sudah dua minggu karena hari pertama mengungsi kita lari di atas gunung dulu, baru pindah ke sini. Setelah bangun posko ini, kita semua pindah ke sini,” tuturnya.

Meski kehilangan tempat tinggal, Arif bersyukur karena seluruh anggota keluarganya berhasil selamat dari bencana.

Tidak ada anggota keluarganya yang menjadi korban jiwa. Namun, rumah yang mereka tempati sebelumnya mengalami kerusakan parah hingga tidak lagi dapat digunakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X