21 Tahun Lalu New Orleans Tenggelam: Satu Tanggul Jebol, 1.800 Nyawa Melayang

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:44 WIB

Terjebak Tanpa Makanan dan Obat

Banjir besar membuat proses penyelamatan berubah menjadi pekerjaan yang nyaris mustahil. Sebagian warga bertahan di rumah, loteng, bahkan atap bangunan sambil menunggu pertolongan.

Baca Juga: KDP atau KWL PPIH Arab Saudi 2026: Arti, Perbedaan dan Cara Isi

Mereka harus menghadapi hari-hari tanpa makanan, air minum, dan obat-obatan yang dibutuhkan. Evakuasi pun berjalan sulit meskipun pemerintah Amerika Serikat telah menetapkan kejadian tersebut sebagai bencana nasional.

Ketika air akhirnya mulai surut, besarnya korban baru terlihat jelas. Sekitar 1.800 orang meninggal akibat Badai Katrina, dengan hampir sepertiga kematian berkaitan dengan tenggelam.

Sebagian korban lainnya meninggal karena kondisi penyakit kronis yang memburuk selama bencana.

Baca Juga: Profil Aisyah Thisia, Istri Gubernur Kalteng yang Disorot usai Ucapan Ultah di Tengah Karhutla

Kerugian Tak Berhenti Setelah Air Surut

Katrina bukan cuma meninggalkan rumah yang rusak dan jalanan yang hancur. Dampaknya juga mengubah kehidupan warga New Orleans dalam waktu panjang.

Kerugian ekonomi akibat bencana ini diperkirakan mencapai sekitar US$108 miliar. Sekitar 400 ribu orang bahkan terusir dari tempat tinggal mereka secara permanen.

Karena itu, tragedi banjir New Orleans bukan sekadar cerita tentang badai besar. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa ketika sistem perlindungan gagal pada saat yang paling genting, sebuah kota bisa berubah wajah hanya dalam hitungan jam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X