Meski begitu, Nasaruddin menyatakan dirinya belum pernah mendeklarasikan pencalonan secara resmi. Jadi, sampai informasi terakhir yang disampaikan, statusnya masih sebatas nama yang diperbincangkan dalam bursa.
Selain Nasaruddin, sejumlah tokoh lain juga disebut. Di antaranya KH Yahya Cholil Staquf, KH Zulfa Mustofa, KH Yusuf Chudlori, KH Abdul Ghaffar Rozin, KH Abdussalam Shohib, hingga KH Abdul Hakim Mahfudz.
Baca Juga: Review iQOO Neo11 Ultra: HP Kencang dengan Baterai Jumbo dan Spesifikasi Menarik
Persaingan Mulai Menghangat
Banyaknya nama membuat bursa Ketum PBNU menjelang Muktamar ke-35 semakin menarik. Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla bahkan sebelumnya menyebut ada sekitar enam hingga tujuh nama yang masuk dalam percakapan.
Di sisi lain, KH Yahya Cholil Staquf sudah menyatakan kembali maju. Ia ingin melanjutkan sekaligus menuntaskan sejumlah program organisasi yang sebelumnya telah berjalan.
Pada akhirnya, Muktamar ke-35 NU bukan sekadar soal siapa yang mendapatkan kursi ketua umum. Forum tersebut juga akan menentukan arah program dan gerak NU untuk lima tahun berikutnya.
Baca Juga: Camping Nyaman di Puncak: 3 Tempat dengan Fasilitas Lengkap untuk Liburan Seru
Karena itu, isu Nasaruddin Umar mundur sebaiknya tidak dicampuradukkan dengan pencalonannya dalam bursa Ketum PBNU.
Hingga 26 Agustus 2026, Kemenag menegaskan Nasaruddin masih menjabat Menteri Agama dan kabar pengunduran dirinya tidak benar.***
Artikel Terkait
Jersey Persib 2026-2027 Baru Dirilis, Pesanan Bobotoh Tembus 2.000! Ada yang Sudah Sold Out
Pengusaha Akui Diminta Rp250 Juta Tiap Bulan Usai Bertemu Dirjen Bea Cukai
Akun WhatsApp Botok Pati Tiba-Tiba Diblokir, WhatsApp Ungkap Penyebabnya
Camping Nyaman di Puncak: 3 Tempat dengan Fasilitas Lengkap untuk Liburan Seru
Review iQOO Neo11 Ultra: HP Kencang dengan Baterai Jumbo dan Spesifikasi Menarik
OPPO Reno16 5G: Smartphone Terbaru dengan Fitur Unggulan untuk Pengalaman Optimal
Bukan Cuma Satu, 9 Bank di Indonesia Tumbang Sepanjang 2026: Apa yang Terjadi?