Menurut Roy, sejumlah orang melakukan perlawanan dengan menembakkan mercon dan petasan ke arah petugas.
Untuk mengendalikan situasi, aparat kemudian menggunakan gas air mata dan berupaya memukul mundur kelompok yang melakukan perlawanan.
"Tetapi kemudian ada perlawanan dari mereka, anggota ditembaki mercon. Kemudian kita hadang dan antisipasi, kita pukul mundur mereka," jelas Roy.
Dalam operasi tersebut, personel BNN dan Brimob terlihat dilengkapi perlengkapan pengamanan, termasuk rompi antipeluru dan helm.
Baca Juga: Peternak DIY Protes Harga Telur Anjlok, 1.600 Ayam Afkir Dibagikan Gratis di Malioboro
Penggerebekan Masih Berlangsung
Setelah berhasil mengamankan MR, petugas tetap melanjutkan proses pengembangan untuk mengetahui lokasi penyimpanan narkotika yang diduga berada di kawasan Kampung Bahari.
Hingga Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, proses penggerebekan dan pemeriksaan di lokasi masih berlangsung.
Sejumlah orang telah diamankan dalam operasi tersebut, termasuk MR yang diduga sebagai bandar narkoba.
Namun, hingga artikel ini ditulis, BNN belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai jumlah tersangka maupun jenis dan jumlah barang bukti narkotika yang berhasil diamankan.
Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terhadap jaringan tersebut untuk mengungkap peran masing-masing pihak yang terlibat.***
Artikel Terkait
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar ke-35 NU: Jangan Jual Nama Presiden
Peternak DIY Protes Harga Telur Anjlok, 1.600 Ayam Afkir Dibagikan Gratis di Malioboro
Kontroversi Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di The Sounds Project, 5 Pihak Dilaporkan ke Polisi
Pabrik Bingkai di Duren Sawit Jaktim Kebakaran, 25 Mobil Damkar Dikerahkan
Orang Tua Affan Kurniawan Imbau Tak Perlu Gelar Peringatan Setahun Kematian, Cukup Doa