Viral Cekcok Sopir Alphard dan Satpam di Bundaran HI, Polisi Selidiki Dugaan Korban Dipaksa Sujud Minta Maaf

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:51 WIB
Menyoroti kronologi viralnya video dugaan satpam dipaksa bersujud usai tegur sopir Alphard di Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti kronologi viralnya video dugaan satpam dipaksa bersujud usai tegur sopir Alphard di Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@undercover.id)

TITIKTEMU.CO – Sebuah video yang memperlihatkan perselisihan antara pengemudi mobil Toyota Alphard dengan seorang petugas keamanan (satpam) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, menjadi perbincangan luas di media sosial.

Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan insiden terjadi saat petugas keamanan sedang membantu pejalan kaki menyeberang di area Halte TransJakarta Bundaran HI.

Dalam unggahan yang viral di media sosial, disebutkan bahwa mobil Alphard diduga tetap melaju ketika lampu penyeberangan pejalan kaki sedang menyala hijau sehingga memicu teguran dari petugas keamanan.

Baca Juga: DPR RI Kawal Streamlining Telkom Group, Dasco Pastikan Transformasi Perusahaan Tak Berujung PHK

Berawal dari Teguran kepada Pengemudi

Berdasarkan informasi yang beredar, satpam menegur pengemudi setelah kendaraan tersebut diduga melintas saat pejalan kaki sedang menyeberang.

Teguran itu disebut dilakukan dengan menepuk bodi mobil sebagai isyarat agar kendaraan berhenti.

Setelahnya, beberapa orang yang berada di dalam mobil turun dan terlibat adu argumen dengan petugas keamanan. Situasi kemudian berlanjut hingga ke pos pengamanan di lokasi kejadian.

Muncul Dugaan Satpam Dipaksa Bersujud

Peristiwa tersebut semakin menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa pengemudi sempat menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang diklaim berasal dari aparat.

Baca Juga: Dokter Bantah Telur Ayam Jadi Penyebab Bisul usai Viral Cerita Kepala BGN Sudaryono, Ini Penjelasan Medisnya

Tak hanya itu, beredar pula informasi bahwa petugas keamanan diduga diminta bersujud sebagai bentuk permintaan maaf.

Dalam sebuah video klarifikasi, satpam bernama Victor Harefa mengaku akhirnya memilih berjabat tangan dan bersujud karena merasa tidak memiliki jalan keluar dari situasi yang dihadapinya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf serta menyebut peristiwa tersebut akan menjadi pelajaran agar lebih berhati-hati saat menjalankan tugas di lapangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X