Promedia Group Gelar Webinar Strategi Konten Digital, Kupas Tuntas Cara Meningkatkan Engagement di Berbagai Platform

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 17 Juli 2026 | 22:15 WIB
Webinar ‘Inside the Digital Ecosystem: Membedah Platform dan Pola Kerja Kreator Profesional’ oleh Promedia Group. (Dok. Promedia)
Webinar ‘Inside the Digital Ecosystem: Membedah Platform dan Pola Kerja Kreator Profesional’ oleh Promedia Group. (Dok. Promedia)

TITIKTEMU.COPromedia Group kembali menggelar webinar gratis yang membahas strategi membangun konten digital sesuai karakteristik setiap platform media sosial. Kegiatan ini diikuti oleh jurnalis mitra Promedia Group serta peserta dari kalangan umum yang ingin memperdalam pemahaman mengenai ekosistem digital.

Mengusung tema "Inside the Digital Ecosystem: Membedah Platform dan Pola Kerja Kreator Profesional", webinar yang diselenggarakan pada Kamis (16/7/2026) menghadirkan General Manager Media Network Promedia Group, Agil Hari Santoso, sebagai narasumber utama.

Dalam sesi tersebut, Agil menjelaskan pentingnya memahami kebiasaan audiens dan karakter masing-masing platform agar konten mampu menghasilkan engagement yang optimal.

Baca Juga: Viral Peserta Tour Diduga Kabur Saat Liburan di Korea Selatan, Travel Sebut Hilang Usai Pamit Beli Sepatu di Myeongdong

Konten Viral Belum Tentu Konsisten Raih Engagement

Agil menjelaskan bahwa banyak kreator mengalami lonjakan performa pada satu konten, tetapi kesulitan mempertahankan hasil serupa pada unggahan berikutnya.

Menurutnya, mengejar tren tanpa strategi yang matang justru berpotensi membuat kreator mengalami kelelahan atau burnout karena dituntut terus menghasilkan konten yang viral.

"Konten yang hari ini memiliki engagement tinggi belum tentu memberikan hasil yang sama pada unggahan berikutnya. Karena itu, kreator perlu memahami karakter platform dan perilaku audiens," jelas Agil.

Ia menambahkan bahwa konsistensi bukan hanya soal rutin mengunggah konten, tetapi juga memahami bagaimana setiap platform bekerja.

Baca Juga: Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes Merah Putih Disorot DPR, Menkop Ferry Juliantono Mengaku Tak Tahu

Setiap Media Sosial Memiliki Karakter Berbeda

Dalam pemaparannya, Agil menegaskan bahwa setiap platform memiliki kebiasaan pengguna yang berbeda sehingga format kontennya pun harus disesuaikan.

Misalnya, pengguna X dan Threads cenderung lebih menyukai informasi yang disajikan dalam bentuk utas sehingga memancing diskusi.

Sementara itu, video pendek seperti Instagram Reels dapat diadaptasi untuk TikTok dengan penyesuaian gaya penyampaian dan caption. Untuk YouTube, video berdurasi panjang juga dapat diolah kembali menjadi YouTube Shorts agar menjangkau audiens yang lebih luas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X