Setelah mengetahui peserta tidak kembali, rombongan bersama pihak terkait melakukan pencarian di lokasi terakhir serta melaporkan kejadian tersebut kepada otoritas setempat.
Travel Mengaku Menanggung Kerugian
Akibat hilangnya salah satu peserta, pihak penyelenggara perjalanan mengaku harus memberikan penjelasan kepada vendor dan otoritas di Korea Selatan.
Baca Juga: Kronologi Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun, 7 Personel Terluka dan 1 Meninggal Dunia
Mereka juga menyebut insiden tersebut berdampak pada peserta lain serta menimbulkan konsekuensi administratif bagi perusahaan.
Menurut keterangan yang disampaikan, travel dikenai denda sebesar Rp125 juta atas kejadian tersebut.
"Kami yang harus menjelaskan ke vendor, mempertanggungjawabkan kepada pihak Korea, menghadapi risiko denda, dan peserta lain ikut terkena dampaknya," tulis pihak travel.
Temui Keluarga, Travel Sebut Ada Kejanggalan
Selain melakukan pencarian di Korea Selatan, pihak travel mendatangi keluarga Femas di Madiun untuk meminta informasi.
Mereka mengaku sempat berbicara dengan ibu Femas, namun jawaban yang diberikan dinilai berubah-ubah selama proses pembicaraan berlangsung.
Travel juga mengaku menemukan aplikasi penerjemah bahasa Korea di telepon genggam sang ibu, yang kemudian menjadi salah satu hal yang mereka anggap janggal.
Baca Juga: Pertamina Tindak Tegas Oknum Sopir Truk Tangki BBM di Sumut, Pastikan Distribusi dan Stok Tetap Aman
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang yang menyatakan adanya pelanggaran hukum ataupun motif pasti di balik hilangnya peserta tersebut.
Muncul Dugaan Kerja Ilegal, Travel Beri Sayembara
Setelah kisah tersebut viral, sebagian warganet berspekulasi bahwa peserta diduga sengaja meninggalkan rombongan untuk bekerja secara ilegal di Korea Selatan. Namun dugaan tersebut masih sebatas opini di media sosial dan belum mendapat konfirmasi dari otoritas terkait.
Artikel Terkait
Viral 18 Prajurit TNI Jadi Sopir Truk Tangki BBM di Sumut, Ternyata Ini Alasan hingga Jadwal Berakhirnya Penugasan
Pertamina Tindak Tegas Oknum Sopir Truk Tangki BBM di Sumut, Pastikan Distribusi dan Stok Tetap Aman
Kronologi Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun, 7 Personel Terluka dan 1 Meninggal Dunia
Kelangkaan BBM di Sumut Masih Berlanjut, Antrean SPBU Mengular hingga UMKM Terancam Terdampak
Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes Merah Putih Disorot DPR, Menkop Ferry Juliantono Mengaku Tak Tahu