Menkeu Purbaya Sebut Program MBG Tetap Dilanjutkan, Akui Pelaksanaannya Masih Banyak Kekurangan

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 3 Juli 2026 | 21:58 WIB
Menkeu Purbaya bicara soal pelaksanaan MBG di lapangan saat menjadi bintang tamu podcast Denny Sumargo.  (YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo)
Menkeu Purbaya bicara soal pelaksanaan MBG di lapangan saat menjadi bintang tamu podcast Denny Sumargo. (YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo)

TITIKTEMU.CO – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah kelemahan dalam pelaksanaannya yang akan terus dibenahi.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat menjadi narasumber dalam podcast Denny Sumargo yang tayang pada Jumat, 3 Juli 2026.

Menurutnya, MBG merupakan program yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam membantu kelompok yang membutuhkan. Namun, ia mengakui implementasi di lapangan masih belum berjalan secara optimal.

Baca Juga: Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Berlangsung, Status Tanggap Darurat Ditetapkan hingga Kualitas Udara Berbahaya

"MBG adalah program unggulan Bapak Presiden, sehingga tidak mungkin dihapus. Yang kami lakukan sekarang adalah membuat pelaksanaannya lebih efisien karena program ini pada dasarnya sangat baik. Hanya saja, pelaksanaannya masih memiliki banyak kekurangan dan saat ini sedang diperbaiki," ujar Purbaya.

Anggaran MBG Berpotensi Dikurangi

Purbaya menjelaskan bahwa salah satu langkah pembenahan dilakukan melalui efisiensi anggaran sesuai arahan Presiden Prabowo.

Ia menyebut alokasi dana yang semula direncanakan mencapai Rp330 triliun telah dikurangi menjadi Rp270 triliun. Bahkan, tidak menutup kemungkinan anggaran tersebut kembali disesuaikan apabila efisiensi masih dapat dilakukan.

"Tadinya dialokasikan Rp330 triliun, kemudian turun menjadi Rp270 triliun. Ke depan mungkin bisa lebih rendah lagi karena akan dilakukan efisiensi besar-besaran sesuai arahan Presiden," katanya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Ungkap Cara Prabowo Ambil Keputusan APBN: Presiden Pintar dan Terbuka Terima Masukan

Menurut Purbaya, berbagai kendala yang muncul merupakan hal yang wajar mengingat MBG merupakan program baru yang masih membutuhkan banyak penyempurnaan.

"Program pertama pasti memiliki banyak kekurangan. Yang penting sekarang adalah bagaimana terus memperbaikinya," tambahnya.

Pengawasan SPPG Diperketat

Selain melakukan efisiensi anggaran, Kementerian Keuangan juga memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X