Kronologi Bocah 4 Tahun Meninggal Terperosok Lubang Galian Proyek Revitalisasi Taman Tebet, Pengawasan dan Keamanan Disorot

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 29 Juni 2026 | 10:55 WIB
Menyoroti insiden dan evakuasi bocah 4 tahun terperosok lubang galian proyek di Tebet, Jakarta Selatan.  (Instagram/damkartebet)
Menyoroti insiden dan evakuasi bocah 4 tahun terperosok lubang galian proyek di Tebet, Jakarta Selatan. (Instagram/damkartebet)

TITIKTEMU.CO – Peristiwa tragis terjadi di kawasan Taman RW 04 atau yang dikenal warga sebagai Taman Tuyul, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Seorang bocah laki-laki berusia empat tahun bernama Yosha meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang galian proyek revitalisasi taman pada Sabtu (27/6/2026) malam.

Insiden yang menyita perhatian publik itu memicu sorotan terhadap aspek keselamatan proyek serta pengawasan terhadap anak-anak di sekitar lokasi pembangunan.

Kronologi Bocah Terjatuh ke Lubang Galian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 23.40 WIB saat korban tengah bermain bersama teman-temannya di area taman.

Baca Juga: Kanada Lolos Dramatis ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tumbangkan Afrika Selatan Lewat Gol Injury Time

Di tengah aktivitas bermain, Yosha diduga tidak menyadari keberadaan lubang galian berukuran sekitar 30 x 30 sentimeter yang disiapkan sebagai fondasi proyek revitalisasi taman. Korban kemudian terperosok ke dalam lubang tersebut.

Teman-teman korban yang melihat kejadian itu segera meminta pertolongan kepada warga sekitar. Laporan kemudian diteruskan ke Pos Komando Taktis Manggarai hingga akhirnya petugas dari Polsek Tebet dan tim penyelamat datang ke lokasi.

Evakuasi Berlangsung Dramatis Selama Empat Jam

Proses penyelamatan berlangsung cukup sulit karena ukuran lubang yang sempit dan kondisi tanah di sekitarnya berpotensi longsor.

Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan mengerahkan personel serta dua unit alat berat berupa ekskavator untuk mempercepat proses penggalian sekaligus menjaga kestabilan tanah.

Baca Juga: Hong Myung-Bo Resmi Mundur sebagai Pelatih Korea Selatan usai Gagal Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Setelah upaya selama kurang lebih empat jam, korban akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 03.55 WIB pada Minggu (28/6/2026) dini hari.

Menurut Kepala Sektor Tebet Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Kusnanto, korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat berhasil diangkat dari dalam lubang.

"Korban masih dalam kondisi hidup ketika berhasil dievakuasi. Namun, nyawanya tidak tertolong saat perjalanan menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)," ungkap Kusnanto kepada awak media.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X