TITIKTEMU.CO - Isu mengenai pengunduran diri Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Menanggapi kabar tersebut, Purbaya secara langsung menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk meninggalkan jabatannya di Kabinet Merah Putih.
Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026), Purbaya bahkan menanggapi isu tersebut dengan nada santai. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mundur dari jabatan yang saat ini diembannya. Sambil bercanda, Purbaya mengatakan bahwa dirinya lebih senang melangkah maju daripada mundur. Pernyataan itu disampaikan untuk meredam spekulasi yang berkembang luas di tengah masyarakat.
Istana Pastikan Tidak Ada Pergantian Menteri Keuangan
Sebelumnya, berbagai spekulasi bermunculan terkait kemungkinan pergantian posisi Menteri Keuangan. Nama mantan Menkeu Chatib Basri hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sempat disebut-sebut sebagai sosok yang berpotensi menggantikan Purbaya.
Namun, pihak Istana Kepresidenan membantah kabar tersebut. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tidak ada pengajuan pengunduran diri dari Purbaya maupun rencana pergantian Menteri Keuangan dalam waktu dekat. Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini Presiden belum memiliki agenda untuk melakukan perombakan kabinet atau reshuffle.
Pernah Jadi Sorotan Mahasiswa
Jauh sebelum isu pengunduran diri ini mencuat, Purbaya pernah menjadi perhatian publik setelah mendapat kritik dari sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Pada aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPR RI pada September 2025, massa mahasiswa memasukkan nama Purbaya dalam salah satu tuntutan mereka.
Aksi tersebut dipicu oleh pernyataan Purbaya yang kala itu dianggap meremehkan tuntutan sebagian kelompok masyarakat. Sebagai Menteri Keuangan yang baru dilantik menggantikan Sri Mulyani, komentarnya menuai respons keras dari kalangan mahasiswa dan aktivis.
Dalam demonstrasi tersebut, perwakilan mahasiswa menilai bahwa tuntutan masyarakat muncul karena adanya berbagai persoalan yang dianggap belum terselesaikan oleh pemerintah. Mereka juga mengkritik pernyataan Purbaya yang disampaikan hanya sehari setelah dirinya resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan.
Isu Mundur Muncul di Tengah Tekanan Ekonomi
Spekulasi mengenai kemungkinan mundurnya Purbaya muncul bersamaan dengan kondisi pasar keuangan domestik yang sedang menghadapi tekanan. Dalam beberapa hari terakhir, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami pelemahan dan sempat menembus level di atas Rp18.000 per dolar AS.
Selain itu, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menjadi sorotan karena mengalami tekanan yang cukup signifikan. Situasi tersebut memicu berbagai spekulasi di media sosial, termasuk isu pergantian pejabat di sektor ekonomi.
Artikel Terkait
Harta Kekayaan Silmy Karim Jadi Sorotan usai Ditetapkan Tersangka, Capai Rp234 Miliar Lebih
Silmy Karim Ditahan KPK dalam Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Jabatan Wamen Imipas Dinonaktifkan
KPK Ungkap Kode Khusus Pembagian Uang dalam Kasus Dugaan Pungli Izin Tinggal WNA yang Jerat Silmy Karim
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Klaim Kantongi Nama Tokoh yang Terlibat Kasus MBG
Wacana MBG Lewat Kantin Sekolah Menguat, Kepala BGN Nanik Deyang Soroti Efisiensi Anggaran dan Kualitas Layanan