Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi membuat 25 kereta jarak jauh dibatalkan.

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 30 April 2026 | 21:26 WIB
Ilustrasi Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi membuat 25 kereta jarak jauh dibatalkan. (Pinterest @piknikdong)
Ilustrasi Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi membuat 25 kereta jarak jauh dibatalkan. (Pinterest @piknikdong)

TITIKTEMU.CO - Insiden tabrakan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, memicu gangguan besar pada perjalanan kereta api di wilayah Jawa.

Kecelakaan yang melibatkan KRL Commuterline dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek ini bukan hanya menimbulkan korban, tetapi juga membuat jadwal perjalanan kereta api jarak jauh harus diubah secara drastis.

Hingga Selasa pagi, 28 April 2026 sekitar pukul 06.00 WIB, PT KAI memutuskan untuk membatalkan sejumlah perjalanan kereta jarak jauh demi mendukung proses evakuasi korban serta perbaikan jalur rel yang terdampak.

Keputusan ini diambil sebagai langkah darurat agar proses penanganan kecelakaan dapat berjalan lancar sekaligus menjaga keselamatan perjalanan kereta berikutnya.

Pihak PT KAI melalui jajaran manajemen menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh korban serta keluarga yang terdampak.

Selain itu, perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang mengalami gangguan perjalanan akibat pembatalan kereta tersebut.

Baca Juga: 4 WNI Disandera Bajak Laut Somalia: BRIN Usulkan Diplomasi hingga Pendekatan Ormas Islam

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa satu insiden di jalur kereta bisa berdampak luas pada jaringan transportasi nasional.

Jalur Bekasi–Tambun merupakan salah satu lintasan yang cukup padat karena dilalui oleh kereta komuter maupun kereta jarak jauh setiap harinya.

Ketika kecelakaan terjadi di jalur tersebut, efeknya langsung terasa pada banyak perjalanan kereta lainnya.

Dalam data sementara hingga Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, tercatat empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Seluruh korban segera dievakuasi menuju berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, penumpang kereta Argo Bromo Anggrek yang berjumlah sekitar 240 orang dilaporkan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Proses evakuasi di lokasi kejadian melibatkan banyak pihak, mulai dari petugas PT KAI, Basarnas, TNI, Polri hingga tim medis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Kai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X