Keluarga Suami Adalah Hama, Drama Rumah Tangga Raihaanun dan Omar Daniel

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Senin, 20 April 2026 | 07:05 WIB
Keluarga Suami Adalah Hama, Drama Rumah Tangga Raihaanun dan Omar Daniel. (Umbara Brothers Film )
Keluarga Suami Adalah Hama, Drama Rumah Tangga Raihaanun dan Omar Daniel. (Umbara Brothers Film )

TITIKTEMU.CO – Drama rumah tangga tidak selalu tentang orang ketiga. Terkadang, konflik justru datang dari lingkungan terdekat, termasuk keluarga sendiri.

Inilah yang menjadi inti cerita film Keluarga Suami Adalah Hama garapan Anggy Umbara. Film bergenre drama keluarga ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 21 Mei 2026.

Film produksi VMS Studio bersama Umbara Brothers Film dan Adsfort ini baru saja merilis teaser trailer dan poster resmi. Cuplikan menyajikan konflik emosional yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Perfect Crown Meledak! 5 Drama Korea Pernikahan Kontrak Ini Tak Kalah Bikin Nagih

Konflik Rumah Tangga yang Dekat dengan Realitas

Dibintangi Raihaanun dan Omar Daniel, film ini mengangkat dinamika pasangan suami istri yang menghadapi tekanan dari keluarga besar.

Dalam teaser trailer, sosok istri (Raihaanun) digambarkan tinggal bersama keluarga suaminya. Dia mengurus berbagai pekerjaan rumah tangga, termasuk merawat mertua.

Di sisi lain, sang suami (Omar Daniel) menghadapi beban berat. Dia menjadi tulang punggung keluarga dengan tanggung jawab keuangan yang tidak ringan.

Kondisi ini membuat hubungan keduanya mulai goyah. Keluarga Suami Adalah Hama mencoba menggambarkan bagaimana tekanan dari keluarga bisa menjadi ujian serius dalam sebuah pernikahan.

Baca Juga: The Mummy Versi Lee Cronin Bukan Horor Biasa: Saat Anak yang Hilang Pulang Membawa Mimpi Buruk 

Angkat Isu Sensitif yang Jarang Dibahas

Produser Tony Ramesh menyebut film ini menghadirkan cerita yang segar namun tetap membumi. Menurutnya, konflik dalam film ini sangat dekat dengan realitas.

Banyak pasangan menghadapi masalah bukan karena perselingkuhan, melainkan campur tangan keluarga yang berlebihan. Isu ini kerap terjadi, tapi jarang diangkat ke dalam film.

Dengan pendekatan drama keluarga, film ini diharapkan tidak hanya menghibur, tapi juga memberikan refleksi bagi penonton tentang pentingnya batasan dalam hubungan keluarga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X