Bidik USD 17,5 Miliar! TEI 2026 Siap Pecahkan Rekor Baru dan Dongkrak Ekspor Indonesia

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 27 Februari 2026 | 06:05 WIB
Mendag Budi Santoso ungkap target transaksi hingga Rp17,5 miliar di TEI ke-41.  (Dok. Istimewa)
Mendag Budi Santoso ungkap target transaksi hingga Rp17,5 miliar di TEI ke-41. (Dok. Istimewa)

TITIKTEMU.CO - Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 resmi membidik capaian transaksi sebesar USD 17,5 miliar, sebuah target ambisius yang dipasang Menteri Perdagangan Budi Santoso untuk pameran dagang internasional terbesar di Tanah Air yang akan digelar pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten

Dengan optimisme tinggi menyusul keberhasilan tahun sebelumnya yang melampaui target awal USD 16,5 miliar hingga tembus USD 22,83 miliar sehingga pemerintah yakin strategi yang lebih matang dan terintegrasi akan kembali mendorong lonjakan nilai ekspor produk Indonesia ke pasar global.

Dalam peluncuran resmi TEI 2026 di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Mendag yang akrab disapa Busan menegaskan bahwa target tahun ini bukan sekadar angka simbolik, melainkan cerminan kepercayaan diri terhadap daya saing produk nasional.

Serta kesiapan sistem promosi dagang yang semakin terstruktur, apalagi dengan dukungan lintas kementerian dan lembaga seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, hingga pihak penyelenggara PT Debindomulti Adhiswasti Vibiadhi Swasti Pradana yang turut memperkuat kolaborasi strategis.

Baca Juga: Harga Samsung Galaxy S26 Ultra, S26 Plus, dan S26 Resmi di Indonesia, Cek Rincian Lengkapnya

TEI 2026 tidak lagi hanya diposisikan sebagai ajang pameran lima hari semata, melainkan sebagai rangkaian proses bisnis yang dirancang dalam tiga tahap terintegrasi yakni penjajakan bisnis atau business matching sebelum pameran, transaksi intensif selama pameran berlangsung.

Serta monitoring dan pengawalan kontrak dagang setelah acara berakhir.

Sehingga dampak ekonominya lebih terukur dan berkelanjutan, sebuah pendekatan yang dinilai lebih efektif dalam memastikan kesepakatan dagang benar-benar terealisasi menjadi kontrak konkret.

Kemendag bahkan telah menggerakkan perwakilan perdagangan Republik Indonesia di berbagai negara untuk memulai proses business matching jauh sebelum TEI 2026 dibuka.

Baca Juga: Mudik Tanpa Tiket, Tanpa Biaya: BULOG Buka 750 Kursi Gratis untuk Pulang Kampung 2026

Sehingga ketika para buyer internasional hadir di ICE BSD, pembahasan yang terjadi sudah berada pada tahap finalisasi dan penandatanganan kontrak.

Bahkan bukan tidak mungkin sebagian transaksi telah tercapai sebelum pameran resmi dimulai, menandakan pergeseran paradigma promosi dagang dari sekadar eksibisi menjadi akselerator transaksi ekspor.

Optimisme pemerintah ini juga dibangun di atas momentum pemulihan ekonomi global dan meningkatnya minat pasar internasional terhadap produk Indonesia mulai dari sektor makanan dan minuman, furnitur, tekstil, kerajinan.

Hingga produk berbasis ekonomi digital yang semakin kompetitif, sehingga TEI 2026 diproyeksikan menjadi etalase besar yang mempertemukan pelaku usaha nasional dengan jaringan buyer global dalam satu panggung strategis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X