Mengapa Koridor 13 Dijuluki Jalur Langit? Ini Fakta Ketinggian 24 Meter dan Tantangannya

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 24 Februari 2026 | 17:30 WIB
Alasan Koridor 13 disebut jalur langit (Instagram @jakarta.terkini)
Alasan Koridor 13 disebut jalur langit (Instagram @jakarta.terkini)

TITIKTEMU.CO - Koridor 13 Transjakarta bukan sekadar jalur bus biasa. Lintasan yang menghubungkan Ciledug hingga Tendean ini kerap dijuluki jalur langit karena seluruh rutenya berada di atas konstruksi jalan layang dengan ketinggian mencapai 24 meter dari permukaan tanah.

Dengan panjang sekitar 9,3 kilometer dan lebar kurang lebih 9 meter, koridor ini menjadi satu-satunya jalur bus rapid transit (BRT) di Jakarta yang sepenuhnya melayang di atas jalan raya.

Ketinggiannya bervariasi antara 18 hingga 24 meter, setara gedung enam sampai delapan lantai. Karena sepenuhnya berada di jalur elevated, bus Transjakarta di Koridor 13 melaju tanpa bercampur dengan kendaraan lain di bawahnya.

Baca Juga: Lapor Jet Pribadi ke KPK, Menag Nasaruddin Umar Lolos Jerat Pidana? Ini Penjelasan Lengkapnya

Inilah yang membuat masyarakat menyematkan sebutan “jalur langit” — sebuah metafora untuk jalur transportasi publik yang benar-benar berada di atas hiruk-pikuk lalu lintas Ibu Kota.

Namun, berada di ketinggian bukan berarti tanpa tantangan.

Saat uji coba pada 2017, Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph menegaskan bahwa Koridor 13 membutuhkan pengemudi berpengalaman dengan tingkat kewaspadaan tinggi.

Struktur jalan tidak hanya lurus, tetapi juga memiliki tikungan dan tanjakan. Dengan pembatas jalan setinggi sekitar dua meter, faktor keselamatan menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Detik-Detik Dua Bus TransJakarta ‘Adu Banteng’ di Cipulir: 24 Penumpang Terluka, Ini Kronologi Lengkapnya

Kecepatan bus di jalur ini dibatasi maksimal 40 kilometer per jam, lebih rendah dibandingkan koridor reguler yang dapat mencapai 50 kilometer per jam.

Pembatasan ini diberlakukan demi menjaga keamanan mengingat karakteristik jalur yang tinggi dan berkelok.

Bus yang digunakan pun bertipe single, bukan gandeng, untuk memudahkan manuver di tikungan serta menjaga stabilitas saat melintas di jalur layang.

Baca Juga: Ramadhan 2026 di Makkah Makin Tertib! Ini Aturan Terbaru Umrah dari Arab Saudi yang Wajib Diketahui Jamaah

Koridor 13 melayani rute dari Halte Puri Beta atau CBD Ciledug hingga Halte Tendean.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X