TITIKTEMU.CO – PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) resmi mengumumkan pengunduran diri Lie Halim dari jabatannya sebagai Direktur Utama. Keputusan tersebut diambil menjelang berakhirnya masa jabatan Lie pada tahun 2026.
Corporate Secretary MDTV, Cecilia Samantha Sasmita, menyampaikan bahwa surat pengunduran diri telah diterima perseroan pada 20 Februari 2026.
“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Lie Halim selaku Direktur Utama,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Senin (23/2/2026).
Manajemen menegaskan bahwa mundurnya Lie Halim tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perusahaan. Selanjutnya, MDTV akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling lambat 90 hari setelah diterimanya surat pengunduran diri tersebut, sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan melalui POJK Nomor 33/POJK.04/2014.
Jejak Karier Lie Halim di Industri Penyiaran
Lie Halim diangkat sebagai Direktur Utama MDTV berdasarkan Akta tertanggal 7 November 2024, menggantikan Manoj Punjabi yang kemudian menjabat sebagai Komisaris Utama. Masa tugasnya memang dijadwalkan berakhir pada 2026.
Pria berusia 66 tahun tersebut merupakan lulusan Sarjana Ekonomi bidang Manajemen dari Universitas Katolik Parahyangan pada 1984.
Kariernya di industri penyiaran dimulai pada 1990 di PT Surya Citra Media (SCTV), khususnya di bidang sales dan marketing hingga 2022. Ia kemudian dipercaya menjadi Marketing Director di PT Rajawali Citra Televisi (RCTI).
Baca Juga: Diduga Gudang Petasan Terbakar di Depok Sleman, Warga Panik Usai Terdengar Letupan
Pengalaman Lie semakin lengkap setelah bergabung dengan PT Indosiar Visual Mandiri (Indosiar). Ia juga sempat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Net Visi Media Tbk pada periode 2021–2024 sebelum akhirnya memimpin MDTV sebagai Direktur Utama.
Hingga saat ini, perseroan belum mengumumkan sosok pengganti Lie Halim dan menunggu keputusan resmi melalui RUPS mendatang.***
Artikel Terkait
Harga Nikel LME Naik 0,6% ke USD17.455, Pasar Soroti Pembatasan Produksi Indonesia
Update Harga Emas Antam 23 Februari 2026 Naik Rp16.000, Tembus Rp3.028.000 per Gram
Harga Emas Dunia Tembus USD5.108, Sentimen Bullish Menguat Usai Data PDB AS Melemah
Viral Kawanan Gajah Masuk Mess Karyawan PT Arara Abadi di Siak, Anak Gajah Terjebak Septic Tank Berhasil Diselamatkan
Diduga Gudang Petasan Terbakar di Depok Sleman, Warga Panik Usai Terdengar Letupan