Jurang Tapak Nogo, Lokasi Ekstrem di Mongkrang Ini Viral Usai Penemuan Jenazah Pendaki yang Hilang

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Selasa, 10 Februari 2026 | 20:00 WIB
 Jurang Tapak Nogo, Lokasi Ekstrem di Mongkrang Ini Viral Usai Penemuan Jenazah Pendaki yang Hilang. (BPBD Karanganyar)
Jurang Tapak Nogo, Lokasi Ekstrem di Mongkrang Ini Viral Usai Penemuan Jenazah Pendaki yang Hilang. (BPBD Karanganyar)

TITIKTEMU.CO - Kabar tentang trail runner Yazid Ahmad Firdaus yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, Karanganyar, Jawa Tengah, kembali menjadi perhatian publik.

Nama Jurang Tapak Nogo mendadak viral di media sosial setelah beredar pesan berantai yang menyebutkan Yazid ditemukan di lokasi tersebut.

Banyak warganet penasaran, sebenarnya Jurang Tapak Nogo itu apa dan seberapa berbahaya dan ekstrimnya area tersebut?

Informasi mengenai Jurang Tapak Nogo ramai dibicarakan setelah pesan WhatsApp yang beredar luas menyebutkan korban ditemukan di jurang tersebut.

Pesan singkat itu langsung menyebar cepat di berbagai grup percakapan dan memicu kekhawatiran sekaligus rasa penasaran publik, terutama komunitas pendaki dan trail runner.

Meski kabar tersebut viral, masyarakat diminta tetap menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang seperti BPBD dan Basarnas terkait detail lokasi dan kondisi korban.

Baca Juga: Hilang 23 Hari, Pendaki di Bukit Mongkrang Ditemukan Meninggal   

Jurang Tapak Nogo Lokasi Ekstrem Kawasan Bukit Mongkrang

Jurang Tapak Nogo merupakan salah satu titik paling ekstrem di kawasan Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Bukit Mongkrang sendiri terletak di lereng Gunung Lawu dan dikenal sebagai destinasi favorit bagi pendaki pemula hingga pelari lintas alam atau trail runner.

Secara geografis, Jurang Tapak Nogo berada di atas Pos 3 jalur pendakian Bukit Mongkrang. Area ini bukan jalur utama, melainkan bagian dari kawasan dengan kontur alam yang sangat curam dan berbahaya.

Nama Tapak Nogo sangat dikenal di kalangan pendaki karena sering disebut sebagai salah satu titik rawan di jalur tersebut.

Jurang ini sangat dalam dan curam dengan kemiringan hampir vertikal di beberapa bagian, sehingga sangat sulit dijangkau tanpa peralatan khusus.

Baca Juga: Gunung Semeru Naik Status Menjadi Awas: Pendakian dan Akses Malang–Lumajang Ditutup

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X