TITIKTEMU.CO - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara terbuka mengungkap dugaan praktik manipulasi ekspor crude palm oil atau CPO yang dilakukan oleh sejumlah pengusaha melalui skema under-invoicing yang merugikan penerimaan negara selama bertahun-tahun.
Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Purbaya menegaskan bahwa negara selama ini “dikibuli” oleh sebagian pelaku usaha sawit yang memanfaatkan celah pengawasan ekspor.
Baca Juga: Ramadhan Datang, Jiwa Harus Siap: Seni Menyambut Bulan Suci Agar Ibadah Tak Sekadar Gugur Kewajiban
Kebocoran yang Tak Bisa Lagi Ditutup Biasa
Awalnya pemerintah berharap kekurangan penerimaan negara dapat ditutup melalui pengelolaan dividen dan instrumen keuangan, namun evaluasi menunjukkan pendekatan tersebut tidak cukup efektif.
Pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengoptimalkan instrumen pajak dan bea cukai guna menutup kebocoran penerimaan serta mendeteksi praktik under-invoicing secara lebih agresif.
Baca Juga: IHSG Ambruk, Pejabat Mundur: Purbaya Nilai Tanggung Jawab OJK dan BEI Jadi Sinyal Perbaikan Pasar
Modus Ekspor yang Sistematis
Modus yang digunakan pengusaha dilakukan dengan mengekspor CPO ke negara tujuan akhir seperti Amerika Serikat, tetapi transaksi dilaporkan seolah hanya sampai negara transit seperti Singapura.
Harga ekspor yang dilaporkan ke Indonesia diduga hanya sekitar setengah dari harga riil di negara tujuan akhir sehingga keuntungan dialihkan ke perusahaan perantara di luar negeri.
Baca Juga: Karier Dimulai dari Sini: BCA Buka Management Trainee 2026 untuk Calon Pemimpin Muda Indonesia
Peran Negara Transit dalam Skema
Keuntungan dari selisih harga tersebut disebut diambil oleh perusahaan perantara di Singapura yang berfungsi sebagai titik transit transaksi.
Praktik ini mulai terungkap setelah Kementerian Keuangan memanfaatkan sistem digital dan kecerdasan buatan untuk mencocokkan data perdagangan lintas negara.
Artikel Terkait
BPJS PBI Dinonaktifkan? Tenang, Begini Syarat dan Cara Mengaktifka Kembali
Ramadhan Datang, Jiwa Harus Siap: Seni Menyambut Bulan Suci Agar Ibadah Tak Sekadar Gugur Kewajiban
Karier Dimulai dari Sini: BCA Buka Management Trainee 2026 untuk Calon Pemimpin Muda Indonesia
Apa Beda BPJS PBI dan Non PBI? Jangan Sampai Salah Pilih, Ini Penjelasan Lengkapnya
IHSG Ambruk, Pejabat Mundur: Purbaya Nilai Tanggung Jawab OJK dan BEI Jadi Sinyal Perbaikan Pasar
Bisnis Es Teh Bulan Ramadhan, Modal Kecil, Bisa Dapat THR 3 Jutaan, Begini Hitung-hitungannya
Cara Nuyul Aplikasi Step Fit Terbaru 2026, Cepat Dapat Saldo DANA Rp70.000, Begini Triknya!
Cara Nuyul Event CapCut 2026 Terbaru: Trik Viral untuk Raih Bonus Undang Teman
Promo JSM Indomaret 6–8 Februari 2026: Minyak Goreng Diskon Besar, Harga Mulai Rp19.900!
Promo JSM Superindo 6–8 Februari 2026, Diskon Besar Sayur, Minyak Goreng, hingga Daging