Selain rumah dan kantor bupati, penyidik juga menggeledah Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pati.
Lokasi ini dinilai krusial karena berkaitan langsung dengan proses pengisian jabatan perangkat desa.
Budi menegaskan, penyidik ingin menelusuri alur dan mekanisme pengangkatan perangkat desa yang diduga menjadi pintu masuk praktik pemerasan.
“Bukti-bukti tambahan dari penggeledahan ini akan melengkapi dan dianalisis untuk memperkuat perkara OTT yang sudah terjadi,” katanya.
Penggeledahan Masih Berlangsung
Hingga Jumat sore, tim KPK masih berada di lapangan. Pihak KPK memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah seluruh rangkaian penggeledahan rampung.
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan korupsi yang berakar dari penyalahgunaan kewenangan di tingkat daerah, khususnya dalam urusan jabatan publik.***
Artikel Terkait
Bukan CPNS, Tapi Kerja di Kementerian: Dewan SDA Nasional Buka 4 Posisi hingga 26 Januari
Purbaya Nyalakan Alarm Keras: Pegawai Pajak dan Bea Cukai Siap Dikocok Ulang Besar-Besaran
Dari Kampus Ganesha ke Panggung Nasional: Mahasiswa ITB Taklukkan Tantangan Seismik Energi
Bukan Hollywood, Tapi Bandung: Karst Citatah Jadi Panggung Film Netflix Lisa BLACKPINK dan Ma Dong Seok
Mau Kredit Mobil di 2026? Ini Contoh Simulasi DP dan Cicilan Bulanan Biar Nggak Salah Hitung
Daftar Nominasi Oscar 2026, Sinners dan One Battle After Another Mendominasi
Aturan Registrasi SIM Card Berubah Mulai 2026, Pakai Biometrik, Maksimal 3 Nomor Per NIK
KUR BSI 2026 untuk UMKM Pemula, Plafon Hingga Rp50 Juta, Ajukan Mudah via Salam Digital
Duka Mendalam Kepergian Lula Lahfah, Reza Arap Hadiri Rumah Duka dan Pecah Tangis Bertemu Ibunda
Momen Haru Kepergian Lula Lahfah, Reza Arap Menangis Dipeluk Fadil Jaidi di Rumah Duka