“Terima kasih sudah mencintai seni stand up comedy. Semoga ke depannya saya masih bisa terus memberikan komedi untuk kalian,” tuturnya.
Materi “Mens Rea” Dianggap Bermasalah
Sebagaimana diketahui, dalam pertunjukan “Mens Rea” yang ditayangkan di platform streaming digital, Pandji membahas berbagai isu politik dan kondisi demokrasi di Indonesia.
Materi tersebut kemudian menuai respons dari Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah, yang menilai sebagian isi komedi mengandung unsur penghinaan, memicu kegaduhan, serta berpotensi memecah belah masyarakat.
Baca Juga: Libur Nataru 2025/2026 Meledak, Jawa Timur Kokoh Jadi Destinasi Wisata Nomor Satu Nasional
Pelapor Nilai Konten Meresahkan
Secara terpisah, Ketua Angkatan Muda NU sekaligus pelapor, Rizki Abdul Rahmad Wahid, menyampaikan alasan pelaporan tersebut usai mendatangi Polda Metro Jaya.
“Kami dari Angkatan Muda NU melaporkan adanya dugaan perbuatan yang menurut kami merendahkan dan memfitnah,” ujar Rizki kepada awak media, Kamis (8/1/2026).
Ia menambahkan, materi yang disampaikan Pandji dinilai berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik serta menciptakan perpecahan di tengah masyarakat.
“Konten tersebut menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan anak muda Nahdliyin dan juga Aliansi Muda Muhammadiyah,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses hukum atas laporan tersebut masih berjalan dan belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian.***
Artikel Terkait
Daftar 4 Pelatih Timnas Asia Tenggara Bergaji Termahal, Apakah John Herdman Paling Tinggi?
Target Berat John Herdman: Timnas Indonesia Dibidik Tembus Peringkat 110 Dunia FIFA 2026
Libur Nataru 2025/2026 Meledak, Jawa Timur Kokoh Jadi Destinasi Wisata Nomor Satu Nasional
Stand Up Pandji di Netflix Tuai Sorotan, Mahfud MD Tegaskan Tak Bisa Dipidana
Demo Ormas Islam di Komdigi dan KPI, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Terkait Konten “Mens Rea”