“Pemerintah daerah seharusnya memiliki data sendiri, tapi ketika tidak memiliki kemampuan menindaklanjuti, peran itu diambil alih pemerintah pusat, lalu dikoordinasikan oleh BNPB,” jelas Aisha.
Baca Juga: Jembatan Putus Akibat Banjir Bandang, Warga Desa Kuba Hitam Bireuen Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai
Ribuan Personel dan Alutsista Dikerahkan
Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi, hingga saat ini TNI telah mengerahkan 35.477 personel yang tersebar di tiga provinsi terdampak banjir di Sumatera.
Untuk mendukung mobilitas dan distribusi bantuan, TNI juga mengoperasikan 81 unit alutsista, terdiri dari pesawat sayap tetap, helikopter, kapal perang, serta alutsista darat.
Selain itu, sebanyak 2.315,68 ton bantuan logistik telah disalurkan melalui jalur udara, laut, dan darat ke berbagai wilayah terdampak, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana.***
Artikel Terkait
Jembatan Putus Akibat Banjir Bandang, Warga Desa Kuba Hitam Bireuen Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai
Akses Terputus Akibat Banjir dan Longsor, Warga Bonan Dolok Tapteng Tempuh Jalan Jauh Demi Bantuan
BPK Ungkap Dana Subsidi dan Kompensasi Energi Libatkan Pertamina Capai Rp399 Triliun, Ditemukan 14 Catatan Audit
Profil Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala BNN yang Bongkar Penyelundupan Sabu 2 Ton Senilai Rp5 Triliun di Kamboja
JPP Bahas Kerangka Nasional HA/DR, Aisha Rasyidila Tekankan Peran Militer dan Integrasi Teknologi Bencana