Mahfud MD Ungkap Akar Konflik Internal NU: Bukan Sekadar AD/ART, tapi Soal Proyek Tambang

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 4 Desember 2025 | 12:47 WIB
Mahfud MD menyoroti persoalan konflik internal yang terjadi dalam tubuh Nahdlatul Ulama (NU). (Tangkapan layar YouTube Mahfud MD)
Mahfud MD menyoroti persoalan konflik internal yang terjadi dalam tubuh Nahdlatul Ulama (NU). (Tangkapan layar YouTube Mahfud MD)

TITIKTEMU.CO - Mahfud MD menyoroti penyebab utama memanasnya konflik internal yang terjadi di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) akhir-akhir ini. Menurutnya, perbedaan tafsir AD/ART atau isu organisatoris bukanlah faktor utama. Ia menilai akar persoalan justru berkaitan dengan proyek dan perizinan tambang.

Pernyataan Mahfud tersebut disampaikan melalui kanal YouTube pribadinya yang diunggah pada Selasa, 2 Desember 2025.

Sebagai tokoh senior Nahdliyin, Mahfud menilai dinamika yang muncul telah menjauh dari tradisi keulamaan serta perjuangan kultural yang selama ini menjadi ciri khas NU.

Baca Juga: Epy Kusnandar Meninggal Dunia, Karina Ranau Ungkap Kenangan Haru dan Perjuangan Bisnis Bersama

Penyebab Konflik Disebut Dipicu Proyek Tambang

Mahfud MD secara blak-blakan menyebut isu tambang sebagai pemantik utama ketegangan di tubuh PBNU. Menurutnya, topik ini sebenarnya sudah lama dibicarakan secara internal dan kini muncul ke permukaan.

“Ini awalnya soal tambang. Dulu saya sudah bilang, meski belum ada yang mengakui. Sekarang mereka juga sudah mengakui bahwa akar masalahnya memang tambang,” jelas Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menegaskan bahwa berbagai gesekan di PBNU memiliki kaitan erat dengan kepentingan bisnis serta akses perizinan usaha, bukan semata perbedaan pendapat mengenai aturan organisasi.

Baca Juga: Tanggap Bencana Sumut-Sumbar, BRI Salurkan Bantuan Untuk Percepat Pemulihan Warga yang Terdampak

Kerinduan Mahfud MD Terhadap NU yang Kembali ke Tradisi Ulama

Mahfud kemudian membandingkan NU masa kini dengan NU generasi sebelumnya yang lebih menonjolkan peran sosial dan keagamaan. Ia merasa orientasi organisasi saat ini sudah bergeser.

“Saya kangen NU yang patuh pada ulama, bukan rebutan proyek. Dulu tidak ada urusan perusahaan, tambang, atau yang seperti itu,” ujarnya.

Menurut Mahfud, keterlibatan sebagian pihak dalam urusan ekonomi membuat karakter organisasi berubah, sekaligus menjauh dari nilai-nilai yang dijaga oleh para pendiri NU.

Baca Juga: Indeks Ekspektasi Bisnis UMKM BRI untuk Q3-2025 Meningkat, Ekspansi Terus Berlanjut

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X