Zulhas Jelaskan Alasan Penanganan Banjir di Sumatera Terlihat Lamban, Ungkap Instruksi Tegas Presiden Prabowo

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 2 Desember 2025 | 12:51 WIB
Zulkifli Hasan membeberkan arahan yang diberikan Presiden Prabowo untuk penanganan bencana Sumatera. (Instagram/zul.hasan)
Zulkifli Hasan membeberkan arahan yang diberikan Presiden Prabowo untuk penanganan bencana Sumatera. (Instagram/zul.hasan)

TITIKTEMU.CO - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, akhirnya menanggapi kritik mengenai lambatnya penanganan bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu menjelaskan bahwa faktor akses dan jarak yang jauh antara pemerintah pusat dengan daerah-daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi kendala utama. Karena itulah, pengiriman bantuan melalui jalur laut maupun udara membutuhkan waktu lebih lama dan memengaruhi jumlah bantuan yang dapat dikirimkan.

Perbandingan Penanganan dengan Pulau Jawa

Zulhas mengakui bahwa kondisi geografis Sumatera menyebabkan proses penanganan bencana tidak secepat di Pulau Jawa.

“Di Aceh dan Sumatera Utara banyak jalan yang terputus sehingga bantuan harus dikirim lewat udara. Kalau lewat laut, jelas lebih lama. Itu yang mungkin membuat masyarakat merasa bantuan datang terlambat,” kata Zulhas dalam podcast yang ditayangkan di kanal YouTube Denny Sumargo pada Selasa, 2 Desember 2025.

Baca Juga: Dua Kabupaten di Sumatera Utara Nyatakan Tak Mampu Tangani Bencana, Prabowo Pastikan Negara Siap Menangani

Ia menambahkan bahwa Jawa lebih mudah dijangkau karena wilayahnya terhubung oleh akses darat yang luas.

“Sumatera itu ada pegunungan, ada Bukit Barisan yang tidak mudah untuk ditembus,” jelasnya.

Soal Iklim Ekstrem dan Kerusakan Alam

Ketua Umum PAN tersebut juga menyoroti bahwa bencana kali ini diperparah oleh siklus cuaca ekstrem.

“Sekarang ini musim siklon tropis. Dampaknya bukan hanya di Indonesia, tapi di Indochina juga terasa. Malaysia, Thailand, Filipina—semuanya terdampak,” ujar Zulhas.

Dia menegaskan bahwa meski bencana adalah fenomena alam, kerusakan lingkungan akibat ulah manusia turut memperburuk situasi.

Baca Juga: Ketua DPRD Sumut Belum Dipanggil KPK Usai Bertemu Eks Terpidana Korupsi, Publik Pertanyakan Kejelasan Penyelidikan

“Kita tidak bisa menyalahkan alam sepenuhnya. Ada kerusakan yang juga disebabkan oleh manusia,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X