TITIKTEMU.CO - Polemik mengenai keberadaan petugas Bea Cukai di Bandara IMIP Morowali kembali mencuri perhatian publik.
Setelah muncul pernyataan bahwa bandara tersebut tidak memiliki perangkat negara di lokasi, berbagai pihak akhirnya memberikan klarifikasi.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, ikut angkat suara dan memberikan penjelasan terkait izin khusus yang dimiliki bandara tersebut serta kesiapan pemerintah menempatkan personel apabila dibutuhkan.
Situasi ini juga mendorong TNI mengambil langkah pengamanan sebagai bentuk antisipasi di area yang dianggap strategis tersebut.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa Bandara Khusus IMIP di Morowali memang tidak menempatkan petugas Bea Cukai di lokasi.
Menurutnya, bandara tersebut memiliki izin operasional khusus sehingga tata kelolanya berbeda dengan bandara umum.
“Sepertinya memang tidak ada petugas Bea Cukai di sana. Nanti kami pelajari lagi apakah ke depannya perlu ditempatkan atau tidak. Dulu bandara itu mendapat izin khusus, jadi perlu dilihat kembali regulasinya,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila pemerintah memutuskan bahwa bandara tersebut perlu diawasi Bea Cukai maupun Imigrasi, personel siap dikirim kapan saja. “Kalau diminta, kami siap. Personel Bea Cukai juga banyak dan tinggal ditugaskan.”
Baca Juga: Teguran Terbuka DPR ke Menkeu: Wewenang Terlalu Besar, Program Kementerian Dinilai Mandek
TNI Turun Tangan untuk Pengamanan Bandara
Sebelumnya, TNI mengerahkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) sebagai langkah pengamanan di Bandara IMIP Morowali. Langkah ini diambil setelah adanya pernyataan bahwa bandara tersebut tidak memiliki perangkat negara yang bertugas di lokasi.
Juru bicara TNI, Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah, menyatakan bahwa TNI segera menindaklanjuti arahan Menteri Pertahanan untuk menjaga fasilitas yang tergolong obyek vital nasional.
“TNI sudah menyiapkan pasukan untuk pengamanan bandara tersebut. Kami mendukung penuh upaya pemerintah memastikan setiap fasilitas strategis tetap berada dalam kontrol negara,” jelas Freddy.
Ia juga mengatakan bahwa koordinasi telah ditingkatkan dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertahanan, Polri, dan pemerintah daerah untuk memastikan operasional bandara berjalan sesuai aturan terkait keamanan, izin, dan pengawasan.
Artikel Terkait
Sumatera Darurat Bencana: Pemerintah Akui Siklon Senyar Rusak Infrastruktur Secara Masif
Heboh Tumbler Hilang di KRL: Dari Postingan Threads, Isu Pemecatan, hingga Klarifikasi KAI
Terbongkar! Rekening Siluman di Solo Ungkap Celah KYC Bank Jateng yang Diabaikan
5 Bisnis Rumahan Modal di Bawah 1 Juta yang Terbukti Menghasilkan di 2025
Kasus ASDP Memanas Lagi: Rehabilitasi Sudah Keluar, Kebebasan Ira Puspadewi Belum Tiba
Cari Pelatih Baru, PSSI Pasang Syarat Wajib: Bukan Hanya Melatih, Tapi Tinggalkan Ilmu untuk Indonesia
Kenapa Banyak Bisnis Online Gagal di Tahun Pertama? Ini 7 Kesalahan yang Sering Terjadi
Promo JSM Indomaret 28–30 November 2025, Diskon Besar untuk Belanja Hemat Akhir Pekan
Promo JSM Superindo 28–30 November 2025, Diskon hingga 50 Persen, Cek Daftarnya!
Aceh Darurat Bencana: 22 Warga Meninggal, Ribuan Orang Mengungsi