TITIKTEMU.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperluas penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Kolaka Timur. Pada Senin, 24 November 2025, KPK menahan tiga tersangka baru terkait skandal tersebut.
Mereka adalah ASN Badan Pendapatan Daerah Sulawesi Tenggara, Yasin (YSN); pegawai Kementerian Kesehatan, Hendrik Permana (HP); serta Direktur Utama PT Griksa Cipta, Aswin Griksa (AG).
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa ketiganya akan menjalani masa tahanan pertama selama 20 hari, terhitung dari 24 November hingga 13 Desember 2025 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih.
Penahanan ini merupakan tindak lanjut dari perkembangan penyidikan yang sebelumnya telah menjerat lima tersangka lain, termasuk Bupati Kolaka Timur 2024–2029, Abdul Azis (ABZ).
Baca Juga: Sekolah Bisa Bernapas Lega: 2026 Jadi Tahun Dimulainya Era Baru Revitalisasi Digital Pendidikan
Skema Fee untuk Mengurus Dana Alokasi Khusus
Asep mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, Hendrik—yang saat itu bertugas di Kementerian Kesehatan—diduga menawarkan jalan pintas untuk mengamankan pagu Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan imbalan fee sebesar 2 persen.
Tawaran tersebut menyasar berbagai kabupaten dan kota, dengan pola pembayaran uang sebagai syarat memuluskan anggaran.
Pada Agustus 2024, Hendrik bertemu dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan RSUD Kolaka Timur, Ageng Dermanto (AGD). Pertemuan itu membahas desain rumah sakit yang berkaitan langsung dengan proses pengurusan DAK.
Dari titik ini, pagu anggaran proyek RSUD Koltim meningkat drastis dari Rp47,6 miliar menjadi Rp170,3 miliar.
Hendrik kemudian meminta dana kepada Yasin, yang dikenal sebagai orang dekat Bupati Abdul Azis, sebagai “tanda keseriusan” agar DAK RSUD Koltim tidak dibatalkan.
Hasilnya, DAK tahun 2026 tetap berhasil diperoleh.
Baca Juga: Reza Rahadian Janjikan Film Keadilan yang Ringan: Ketika Dunia Tak Adil Melahirkan Antihero
Aliran Dana Mencapai Miliaran Rupiah
Artikel Terkait
Reza Rahadian Janjikan Film Keadilan yang Ringan: Ketika Dunia Tak Adil Melahirkan Antihero
Sekolah Bisa Bernapas Lega: 2026 Jadi Tahun Dimulainya Era Baru Revitalisasi Digital Pendidikan
Jejak Pagi di Kampus IPB: Kisah Masa Kecil Purbaya yang Membentuk Sosok Menkeu Tangguh
Di Balik Ramai Baju Bekas: Dukungan Ekonom untuk Langkah Tegas Menkeu Purbaya Jaga Industri Lokal
Twibbon Hari Guru Nasional 2025, Cara Kekinian Menghormati Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, GRATIS!
50 Ucapan Hari Guru Nasional 2025 Paling Menyentuh, Bahasa Indonesia dan Inggris
Cemburu Berujung Tragedi, Ini Motif Ayah Tiri Culik dan Bunuh Alvaro Kiano
10 LINK DOWNLOAD Twibbon Hari Guru 2025 Terbaru: Desain Keren untuk Rayakan Hari Guru Nasional 25 November di Medsos
10 Ucapan Hari Guru Nasional 2025 yang Menyentuh Hati, Cocok untuk Status di Media Sosial pada 25 November
Ini Sekolahku Persembahan untuk Guru, Apresiasi BRI Peduli untuk Peringati Hari Guru Nasional 2025 di SDN Sukamahi 02 Megamendung