ICW Nilai KPK Mulai Bangkit di Era Prabowo: ‘Macan yang Baru Bangun Tidur’ dalam Pemberantasan Korupsi

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 11 November 2025 | 20:59 WIB
ICW soroti pemberantasan korupsi oleh KPK. (Kpk.go.id)
ICW soroti pemberantasan korupsi oleh KPK. (Kpk.go.id)

Menurutnya, apresiasi publik terhadap KPK saat ini menunjukkan bahwa masyarakat rindu pada lembaga antikorupsi yang kuat dan berani seperti dulu.

ICW Soroti Perbaikan Internal dan Peran Komisioner Baru

Lebih lanjut, Almas juga menyinggung adanya perbaikan internal di tubuh KPK, termasuk pergantian komisioner yang baru dilantik pada masa pemerintahan Presiden Prabowo.

“Kalau bicara KPK, ini bukan hanya soal pemerintahan sebelumnya. Ada faktor pergantian komisioner juga. Saya tidak tahu apakah KPK mulai menunjukkan taringnya karena faktor pemerintahan baru, komisioner baru, atau keduanya,” paparnya.

Dukungan Publik Jadi Faktor Penting

Bambang Widjojanto menambahkan bahwa dukungan publik berperan besar dalam keberhasilan pemberantasan korupsi.

“Yang paling menarik sekarang adalah besarnya dukungan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi. Partisipasi masyarakat luar biasa dahsyat,” ujarnya.

Baca Juga: Era AI Bukan Akhir Peran Manusia: Kuasai Data Analytics untuk Kendalikan Teknologi, Bukan Tergantikan!

Menurut Bambang, kepercayaan publik menjadi faktor penting agar KPK dan lembaga penegak hukum lain bisa bekerja optimal.

“Tanpa gerakan sosial antikorupsi yang sistematis dari masyarakat, pemberantasan korupsi tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.

Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih

Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan komitmennya untuk menegakkan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi.

“Saat saya ambil alih pemerintahan, saya terkejut melihat betapa parahnya korupsi. Tapi saya bertekad untuk membangun pemerintahan yang bersih,” kata Prabowo saat menghadiri Munas PKS di Jakarta, 29 September 2025.

Menurut Prabowo, korupsi merupakan bentuk perampokan sistemik yang membuat kekayaan negara hanya dinikmati segelintir orang.

Baca Juga: Polisi Ungkap Fakta Baru Ledakan SMAN 72 Jakarta: Pelaku Siswa Aktif Bertindak Sendiri, Ditemukan 7 Bom di Lokasi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X