Prosesi adat pemakaman raja biasanya dilakukan dengan tata cara yang sangat sakral dan penuh simbolisme, sesuai tradisi turun-temurun Keraton Surakarta.
Kepergian Sinuhun Pakubuwono XIII bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan rakyat Surakarta, tetapi juga meninggalkan warisan nilai dan keteladanan yang abadi.
Semangatnya dalam menjaga budaya, kesederhanaan hidup, serta kepemimpinannya yang menyejukkan akan selalu dikenang oleh masyarakat Jawa dan seluruh rakyat Indonesia.
Kini, mata seluruh warga tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil pihak Keraton Surakarta dalam menentukan penerus tahta.***
Artikel Terkait
Mat Solar Meninggal Dunia, Dimakamkan Di Ciputat
Artis Legendaris Titiek Puspa Meninggal Pada Usia 87 Tahun. Sempat menulis 61 lagu saat dalam perawatan sakitnya
Mengenang Titiek Puspa: Ikon Musik Indonesia di Tengah Gempuran Budaya Barat
Kisah Titiek Puspa dan Warisan Musik Istana: Dari Nama Pemberian Soekarno hingga Grup Lensois
Yurike Sanger, Istri ke-7 Presiden Soekarno, Wafat di Usia 81 Tahun