Berisiko Bagi Kesehatan Manusia
Mikroplastik bisa masuk ke tubuh manusia lewat udara, air minum, atau makanan. Penelitian awal menunjukkan partikel ini dapat menyebabkan iritasi sel, stres oksidatif, dan penumpukan partikel di jaringan tubuh.
Baca Juga: Sampai Kapan Indonesia Akan Terpanggang Cuaca Panas? BMKG: Musim Hujan Segera Datang!plastik
Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Mikroplastik memang sulit dihindari sepenuhnya, tapi kita bisa mengurangi penyebarannya lewat langkah-langkah kecil berikut:
Kurangi plastik sekali pakai seperti kantong, sedotan, dan kemasan makanan.
Gunakan pakaian dari bahan alami seperti katun, linen, atau bambu yang tidak melepaskan serat plastik saat dicuci.
Pasang filter mikro di mesin cuci dan saluran air untuk menahan serat sintetis sebelum mengalir ke lingkungan.
Daur ulang dan pisahkan sampah plastik agar tidak terbakar atau tercecer ke udara.
Dukung riset dan kebijakan lingkungan yang fokus pada pemantauan polusi mikroplastik.***
Artikel Terkait
Indonesia Hujan Salju 2026? Cek Fakta Ilmiah dan Klarifikasi BMKG
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, BMKG Ingatkan Musim Kemarau Belum Dominan
Suhu Dingin Masih Melanda Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara? BMKG Ungkap 3 Penyebab Fenomena yang Terjadi pada Bulan Juli 2025
Musim Hujan 2025/2026: Datang Lebih Cepat, Bertahan Lebih Lama, dan Bawa Cerita Baru untuk Indonesia
Indonesia Serasa Panggang Raksasa! BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem dan Jam Berbahaya Sinar Matahari
WWF-Indonesia dan KLH Dorong Kolaborasi Multipihak Atasi Krisis Plastik, Iklim, dan Keanekaragaman Hayati