Hujan Mikroplastik Bukan Omon-omon: Ketika Langit Tak Lagi Hanya Menurunkan Air

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Sabtu, 1 November 2025 | 12:05 WIB
Hujan Mikroplastik Bukan Omon-omon: Saat Langit Tak Lagi Hanya Menurunkan Air. ( Ryoji Iwata on Unsplash )
Hujan Mikroplastik Bukan Omon-omon: Saat Langit Tak Lagi Hanya Menurunkan Air. ( Ryoji Iwata on Unsplash )

Berisiko Bagi Kesehatan Manusia

Mikroplastik bisa masuk ke tubuh manusia lewat udara, air minum, atau makanan. Penelitian awal menunjukkan partikel ini dapat menyebabkan iritasi sel, stres oksidatif, dan penumpukan partikel di jaringan tubuh.

Baca Juga: Sampai Kapan Indonesia Akan Terpanggang Cuaca Panas? BMKG: Musim Hujan Segera Datang!plastik

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Mikroplastik memang sulit dihindari sepenuhnya, tapi kita bisa mengurangi penyebarannya lewat langkah-langkah kecil berikut:

Kurangi plastik sekali pakai seperti kantong, sedotan, dan kemasan makanan.

Gunakan pakaian dari bahan alami seperti katun, linen, atau bambu yang tidak melepaskan serat plastik saat dicuci.

Pasang filter mikro di mesin cuci dan saluran air untuk menahan serat sintetis sebelum mengalir ke lingkungan.

Daur ulang dan pisahkan sampah plastik agar tidak terbakar atau tercecer ke udara.

Dukung riset dan kebijakan lingkungan yang fokus pada pemantauan polusi mikroplastik.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X