Fenomena Paylater Society: Solusi Keuangan atau Jalan Cepat ke Jeratan Utang?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:55 WIB
Ilustrasi benarkah paylater menjadi jawaban atas tren hidup digital masyarakat urban? (Pinterest @justwebworld)
Ilustrasi benarkah paylater menjadi jawaban atas tren hidup digital masyarakat urban? (Pinterest @justwebworld)
  • Mudah tergoda belanja impulsif
  • Tanpa sadar menambah “tumpukan cicilan”
  • Merasa semua barang “terjangkau” karena bisa dicicil

Masalah makin pelik ketika satu orang memiliki lebih dari 3 aplikasi paylater—mulai dari e-commerce, ride hailing, hingga aplikasi tiket.

Tagihannya memang kecil-kecil, tapi totalnya bisa bikin dompet kebakaran.

Baca Juga: Sandra Dewi Hentikan Gugatan Aset dalam KasusKkorupsi PT Timah, Tunduk Putusan Hukum.

Risiko Paylater yang Sering Dianggap Sepele

Saat promosi, risiko tersembunyi paylater nyaris tak terlihat. Namun realitanya:

  • Bunga dan biaya layanan menumpuk
  • Denda telat bayar bisa membengkak
  • Skor kredit buruk jika telat bayar, berdampak pada masa depan finansial
  • Data pribadi berisiko saat penagihan
  • Stres mental karena dikejar tagihan tiap tanggal muda

Bayangkan: hidup kerja keras, tapi setiap gajian hanya lewat untuk bayar cicilan. Ini bukan hidup, ini survival mode finansial.

Paylater: Musuh atau Alat Finansial?

Sebenarnya paylater tidak sepenuhnya buruk. Sama seperti pisau—semua tergantung siapa yang memegang.

Paylater bisa berguna bila digunakan secara bijak untuk kebutuhan produktif, misalnya:

  • Modal usaha kecil
  • Kursus online untuk upgrade skill
  • Pembelian perangkat kerja seperti laptop atau printer

Yang berbahaya adalah penggunaan paylater untuk gengsi sosial.

Cara Aman Menggunakan Paylater

Kalau tetap ingin pakai paylater, gunakan prinsip ini:

1. Batasi maksimal 30% dari penghasilan untuk cicilan

2. Pakai untuk kebutuhan, bukan keinginan

3. Jangan punya lebih dari 1-2 akun paylater

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X