Luka di Balik Baja: Konflik Pekerja di Morowali dan Bahaya yang Diabaikan

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 27 Oktober 2025 | 12:35 WIB
Menyoroti insiden viral TKA dikeroyok hingga tewas di Morowali, Sulawesi Tengah.  (Instagram.com/@creepy_room)
Menyoroti insiden viral TKA dikeroyok hingga tewas di Morowali, Sulawesi Tengah. (Instagram.com/@creepy_room)

TITIKTEMU.CO - Morowali, Sulawesi Tengah, kembali diterpa kabar kelam.

Bukan soal produksi nikel atau investasi asing, melainkan soal nyawa manusia yang melayang di tengah kerasnya dunia industri.

Peristiwa tragis ini terjadi di kawasan industri PT Future Metal Indonesia dan menyebar cepat melalui media sosial.

Sebuah video berdurasi singkat yang viral di Instagram, salah satunya diunggah akun @creepy_room pada Senin, 27 Oktober 2025, memperlihatkan seorang tenaga kerja asing (TKA) tewas setelah dikeroyok rekan kerjanya sendiri.

Hanya karena cekcok yang awalnya "sepele", suasana panas berubah menjadi pengeroyokan brutal di area kerja.

Baca Juga: Generasi Sandwich dan Strategi Hidup Kekinian: Menabung, Investasi, atau Menyerah?

Dari Teguran Berujung Petaka

Menurut kesaksian pekerja di lokasi, peristiwa bermula dari teguran korban—yang disebut menjabat sebagai mandor—kepada seorang pekerja yang tengah memindahkan material.

Nada tegurannya disebut keras dan memancing emosi kelompok pekerja lain.

Cekcok verbal pun berubah jadi baku hantam. Salah satu saksi mata yang enggan disebut namanya bahkan menyebut bahwa korban bukan sosok yang bersahabat di lingkungan kerja.

Ia menuturkan, “Mandor itu orangnya memang keras. Dia yang mulai duluan memukul seorang helper baru, dan orang itu bukan anak buahnya. Makanya dia dikeroyok sama pekerja lainnya.”

Korban akhirnya tersungkur dan tak berdaya setelah dikeroyok secara brutal.

Situasi sempat kacau sebelum akhirnya aparat keamanan dan pihak perusahaan turun tangan mengevakuasi korban serta mengamankan para pelaku.

Masalah Lama yang Tidak Pernah Diselesaikan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X