Kandungan Susu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tuai Sorotan, Pemerintah Pastikan Setara Susu Segar dan Sesuai Standar BPOM

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 21:57 WIB
BGN jelaskan alasan susu MBG memiliki kandungan susu segar kurang dari 30 persen. (bgn.go.id)
BGN jelaskan alasan susu MBG memiliki kandungan susu segar kurang dari 30 persen. (bgn.go.id)

“Sebelum program MBG, kebutuhan susu nasional sekitar 4,7 juta ton per tahun. Setelah MBG berjalan, permintaan naik menjadi lebih dari 8 juta ton per tahun,” paparnya.

Kenaikan ini dinilai positif karena membuka peluang besar bagi peternak sapi perah lokal untuk meningkatkan produksi dan mengurangi ketergantungan terhadap impor susu.

“Artinya, program MBG tidak hanya soal gizi anak, tapi juga menjadi penggerak ekonomi peternak lokal,” jelasnya.

Dampak MBG bagi Peternak dan Industri Susu Nasional

Menurut data BGN, 90 persen pasokan susu segar nasional saat ini berasal dari peternak lokal dan menengah, sedangkan sisanya disuplai oleh industri besar.

Dengan adanya program MBG, pemerintah memastikan pasar domestik bagi peternak menjadi lebih stabil dan berkelanjutan.

Baca Juga: Seskab Teddy dan Menaker Yassierli Tinjau Program Magang Nasional, Siap Serap 20 Ribu Lulusan di Oktober 2025

“Program ini menciptakan insentif bagi peternak lokal untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi mereka,” ujar Epi.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengatakan bahwa program MBG telah menciptakan efek ekonomi berantai di sektor peternakan dan industri pangan nasional.

“MBG membangun ekosistem baru. Dari peternak, pakan ternak, hingga industri pengolahan susu, semuanya ikut tumbuh. Ini bukan hanya program gizi, tapi juga kebijakan ekonomi yang berdampak luas,” kata Khairul.

Ia menegaskan, persentase susu segar dalam Susu Sekolah akan terus ditingkatkan seiring dengan bertambahnya produksi susu lokal di masa mendatang.

Baca Juga: Polemik Kenaikan Dana Reses DPR RI Jadi Rp702 Juta, Ini Penjelasan dan Sorotan Publik

“Sekarang kita memulai dari yang realistis. Begitu produksi susu segar meningkat, kandungan lokal pasti akan naik,” ujarnya.

Meski sempat menuai kritik, pemerintah memastikan Susu Sekolah dalam program MBG telah memenuhi standar gizi dan keamanan BPOM.
Selain memperbaiki asupan gizi anak-anak, program ini juga diharapkan menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan industri susu lokal dan kemandirian pangan nasional.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X