Gaji Setara Upah Minimum
Menariknya, peserta program bisa mendapatkan upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP). Menurut Febrio, pemerintah tidak melarang perusahaan mitra memberikan kompensasi sesuai standar itu.
“Kalau perusahaan berkenan memberikan gaji sesuai UMP daerahnya, tentu itu sangat baik. Tujuan utama program ini bukan hanya pelatihan, tapi juga peningkatan kualitas tenaga kerja,” ujarnya.
Program magang ini diharapkan bisa menjadi jembatan bagi lulusan baru untuk mengenal dunia kerja lebih dalam, mendapatkan pengalaman nyata, serta meningkatkan daya saing mereka di pasar tenaga kerja.
“Kita ingin para lulusan baru siap masuk dunia kerja, bukan hanya secara akademis, tapi juga memiliki pengalaman langsung di lapangan,” tutur Febrio.
Baca Juga: Lulus Kuliah Tapi Belum Kerja? Ini Jalan Ninja Magang Bergaji UMP dari Pemerintah!
Solusi Kurangi Pengangguran Usia Produktif
Langkah pemerintah memperluas program Magang Siap Kerja ini juga menjadi bagian dari strategi penurunan angka pengangguran terbuka, terutama di kalangan usia produktif.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Indonesia didominasi kelompok usia muda dan lulusan baru. Melalui program magang bergaji, pemerintah berharap mereka bisa terserap ke dunia kerja.
“Tujuan akhirnya tentu agar angka pengangguran menurun dan kualitas tenaga kerja Indonesia meningkat,” tegas Febrio.
Dengan pengalaman magang yang lebih sistematis dan terarah, diharapkan para peserta bisa mendapatkan peluang kerja yang lebih besar setelah program selesai.
Fokus pada Kesiapan Karier Generasi Muda
Momentum pembukaan program magang ini bertepatan dengan musim wisuda di berbagai perguruan tinggi. Pemerintah berharap para lulusan baru dapat segera memanfaatkan peluang ini.
“Kita tahu sekarang lagi musim wisuda. Jadi, program ini bisa langsung dimanfaatkan oleh para lulusan baru yang ingin menambah pengalaman atau mempersiapkan diri sebelum bekerja tetap,” kata Febrio.