Ahmad Yazdi menilai kebijakan ini justru merugikan mitra yang sudah berinvestasi membangun dapur.
“Persoalannya sangat pelik, 6.018 dapur gizi yang diturunkan statusnya dari persiapan menjadi pengusulan kembali kemudian setelah diusulkan, tertolak. Celakanya lagi, teman-teman mitra sudah membangun, ada yang 100 persen, ada yang 40 persen progresnya,” ungkap Yazdi.
Ia menambahkan, aliansinya telah menerima 57 aduan mitra dapur yang gagal lolos verifikasi meski telah melengkapi berkas administrasi.
Pertanyakan Verifikasi Mitra dari Hotel ke Hotel
Aliansi juga menyoroti kebijakan verifikasi mitra dapur MBG di hotel secara tertutup, sebagaimana diungkapkan Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang.
Menurut Nanik, langkah ini dilakukan agar tim verifikator tidak berinteraksi langsung dengan calon mitra dan menghindari praktik titipan. Namun, Yazdi menilai metode ini justru tidak efisien.
“Melakukan verifikasi mitra dari hotel ke hotel, akhirnya ini gedung BGN sepi, tidak efisien. Ini tidak betul,” tegas Yazdi.
Dugaan Jual Beli Titik Dapur
Lebih lanjut, Yazdi mengungkap adanya praktik jual beli titik dapur MBG yang diduga melibatkan setoran uang kepada pihak tertentu.
“Bukan dugaan, Mbak, itu fakta terjadi di lapangan. Jadi masyarakat dan mitra memang dimintain duit kok. Itu fakta riil,” kata Yazdi.
Ia menegaskan siap menghadapi proses hukum bila tudingannya dianggap fitnah.
“Kalau dia bilang fitnah, laporkan saya, Ketua Umum Aliansi Pemantau Program Badan Gizi Nasional. Saya cinta Bapak Prabowo karena dia perhatian pada anak-anak bangsa yang sedang melakukan pendidikan. Sangat ada permainan,” ujarnya.
Surati KPK, BPK, dan Kejaksaan
Artikel Terkait
Perundingan Damai Gaza di Mesir: Trump Desak Kesepakatan Cepat, Hamas Tegaskan Tolak Campur Tangan AS
UPDATE Harga BBM Pertamina Terbaru Hari Ini Rabu, 8 Oktober 2025 se-Indonesia: Pertadex dan Dexlite Naik, Pertamax Masih Stabil!
TERBARU! Harga Emas Antam Hari Ini Rabu, 8 Oktober 2025: Cetak Rekor Tertinggi, Mulai Rp1,19 Juta per 0,5 Gram! Cek Di Sini
IFG Berikan Beasiswa Penuh untuk 10 Mahasiswa STIH Adhyaksa Lewat Program TJSL, Dukung SDM Unggul Indonesia 2045
Wasit Kuwait Ahmad Al Ali Pimpin Laga Indonesia vs Arab Saudi, PSSI Protes ke AFC Soal Isu Netralitas