Mafia setempat bahkan berusaha menguasai kapal-kapal yang tak bisa berlayar untuk kemudian menjualnya.
Bertahan di Tengah Ancaman
Meski menghadapi tekanan, Wanda dan timnya terus menjaga kapal Sumud Nusantara, kapal yang dibeli hasil patungan para aktivis dari Malaysia, Indonesia, Maldives, dan Pakistan.
Kini mereka tengah menyeleksi kapten, co-captain, serta mekanik baru agar bisa kembali berlayar. Kapal Sumud Nusantara sendiri sudah dipindahkan ke Pelabuhan Marzamemi yang lebih aman.
“Doakan kami berhasil mengarungi Laut Mediterania,” ungkap Wanda.
Baca Juga: Presiden Prabowo Perintahkan Pengobatan 2.000 Warga Gaza di Pulau Galang sebagai Misi Kemanusiaan
Misi Global yang Tak Kenal Lelah
Perjalanan ini merupakan bagian dari Global Sumud Flotilla, gerakan kemanusiaan internasional yang berusaha menembus blokade Gaza melalui jalur laut secara damai.
Wanda sendiri sudah dua minggu berada di Sisilia setelah sebelumnya juga tertahan di Tunisia.
Meski tantangan datang bertubi-tubi, semangatnya untuk membawa pesan kemanusiaan tetap menyala.***
Artikel Terkait
AS Mewacanakan Relokasi Pengungsi Gaza ke Indonesia,
Wacana Relokasi Pengungsi Gaza ke Indonesia, MUI: Itu Adalah Upaya Pengusiran Warga Palestina
Trump Ingin Gaza Jadi "Riviera Timur Tengah": Reaksi Dunia, Kecaman dan Penolakan
Poin Lawatan Prabowo ke Timur Tengah: Minta Dukungan Evakuasi 1.000 Warga Gaza ke Indonesia
Pengakuan Prabowo Minta Dukungan Evakuasi Warga Gaza ke Timur Tengah: Rumit, tapi RI Peduli Palestina
Sempat Tolak Wacana Relokasi, Kini Prabowo Mengutus Menlu Sugiono ke Palestina demi Evakuasi Warga Gaza ke RI
Karena Alasan Kemanusiaan, Prabowo Siap Evakuasi 1.000 Warga Gaza ke Tanah Air
Presiden Prabowo Perintahkan Pengobatan 2.000 Warga Gaza di Pulau Galang sebagai Misi Kemanusiaan
Prabowo di PBB: Jadi Sorotan Dunia, Trump Ajak Bicara Damai Gaza
Tertahan di Sisilia: Kisah Haru Wanda Hamidah dan Aktivis Kemanusiaan Menuju Gaza