Hitungan Ekonom: Dana BLBI vs Kapasitas APBN
Ekonom dari UGM, Sasmito Hadinegoro, menambahkan tensi dalam perdebatan ini.
Ia menyebut bahwa dana BLBI ditambah bunga yang harus dikembalikan BCA bisa mencapai Rp180 triliun. Belum lagi 51 persen saham BCA yang dikaitkan dengan Djarum Group dengan nilai estimasi hingga Rp600 triliun.
Jika akumulasi ini bisa direklamasi, menurutnya, itu bisa sangat signifikan untuk memperkuat kas negara dan meredam defisit APBN.
Namun, skeptisisme tetap ada. Sasmito mempertanyakan niat dan kemampuan pemerintah dalam menagih dana BLBI secara serius mengingat kerumitannya dari sisi hukum, politik, dan ekonomi.
Kesimpulan: Momentum Besar Purbaya atau Ujian Keberanian Politik
Wacana menarik dana BLBI dari BCA menempatkan Purbaya pada persimpangan penting: apakah ia akan menjadi Menkeu yang berani menghadapi “beban sejarah” atau hanya menjaga ekuitas politik?
Publik dan pasar akan mengamati setiap langkah berikutnya.
Jika langkah ini dijalankan dengan audit transparan, moratorium bunga, dan proses penagihan yang adil—defisit nol mungkin bukan sekadar slogan, tetapi warisan fiskal yang nyata.***
Artikel Terkait
Bisnis di Era AI: Ide Kreatif dan Peluang Usaha Berbasis Kecerdasan Buatan
Panduan Bisnis Online Shop untuk Pemula: Dari Nol Hingga Laris
Langkah Berani Purbaya: Tunda PPh 22 demi Napas Pelaku Bisnis Online Tetap Panjang
Drama Harta Disita KPK: Eks Dirut PT Taspen Minta Dikembalikan, Ini Kronologi dan Dalih Pembelaan
Dikritik Ahli Gizi, BGN: Spageti dan Burger Permintaan Siswa yang Bosan dengan Nasi
Menkeu Purbaya Kawal Ketat Anggaran MBG Rp99 T di Tengah Isu Dapur Fiktif
Akhir Pelarian Adrian Gunadi, Mantan Bos Investree Resmi Ditahan OJK Usai Ditangkap di Qatar
Skandal Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia: FIFA Jatuhkan Denda Rp73 Miliar dan Ancaman Diskualifikasi
Tarif Cukai Rokok 2026 Tetap, Menkeu Purbaya Fokus Berantas Rokok Ilegal dan Aktifkan Sentralisasi IHT
Kasus Keracunan Program MBG Marak, Siapa yang Bertanggung Jawab?