Kasus Cium Kening Unsri 2025: Fakta Video Viral, Sanksi Mahasiswa, hingga Evaluasi Kampus

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 24 September 2025 | 20:56 WIB
Unsri mengambil langkah tegas terkait viralnya video kegiatan pengenalan kampus belakangan ini. (Dok Unsri)
Unsri mengambil langkah tegas terkait viralnya video kegiatan pengenalan kampus belakangan ini. (Dok Unsri)

TITIKTEMU.CO - Universitas Sriwijaya (Unsri) menjadi sorotan publik setelah video mahasiswa baru saling cium kening dalam kegiatan pengenalan kampus viral di media sosial pada Senin, 22 September 2025.

Video berdurasi 24 detik itu memperlihatkan sejumlah mahasiswa melakukan aksi cium kening dalam forum angkatan. Pihak Unsri menilai tindakan tersebut tidak pantas dan bertentangan dengan nilai edukasi.

Sikap Tegas Unsri

Sekretaris Unsri, Prof. Aidil Fitri, menegaskan kampus telah mengeluarkan Surat Edaran Rektor Nomor 0003/UN9/SE.BAK.KM/2025 yang melarang segala bentuk kekerasan, pelecehan, perundungan, hingga intoleransi dalam kegiatan mahasiswa.

Baca Juga: IFG Labuan Bajo Marathon 2025 Resmi Ditunda: Keselamatan Peserta Jadi Prioritas

“Kami sudah memeriksa 15 mahasiswa senior yang diduga menjadi penyebab kejadian ini. Keputusan lebih lanjut akan diambil bersama Satgas,” ujar Aidil Fitri.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menolak ajakan yang bertentangan dengan aturan resmi kampus.

Pemeriksaan dan Sanksi Organisasi

Sebanyak 15 mahasiswa senior Program Studi Teknologi Pertanian telah diperiksa. Mereka terdiri dari pengurus Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (Himateta), ketua angkatan, dan panitia kegiatan.

Baca Juga: Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Total 25 Hari dengan 9 Long Weekend, Cek Tanggalnya!

Sebagai langkah awal, Unsri menjatuhkan sanksi berupa pembekuan organisasi Himateta selama satu tahun. Pihak rektorat tidak menutup kemungkinan adanya sanksi akademik berat bila ditemukan pelanggaran serius.

Kronologi Aksi Cium Kening

Berdasarkan klarifikasi, aksi cium kening terjadi spontan setelah forum angkatan ditutup. Salah satu senior mengaku ide itu muncul mendadak dan tidak termasuk dalam rencana acara resmi.

Meski begitu, pihak kampus menilai tindakan tersebut tetap melanggar prinsip dasar PKKMB yang seharusnya mendidik dan memberi teladan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X